Bimas Buddha Gelar Fasilitasi Penyusunan Soal USBN Pendidikan Agama Buddha Tahun 2017

Semarang – Pada tahun 2017 Ujian Sekolah ditingkatkan mutunya menjadi Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) untuk beberapa mata pelajaran, termasuk salah satu diantaranya adalah Pendidikan Agama. Soal USBN dibuat oleh guru melalui KKG/MGMP dengan mengacu pada kisi-kisi yang dikeluarkan oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP).

Pemerintah memiliki kebijakan terkait pelaksanaan UN maupun USBN dengan memberikan pelatihan bagi guru agar dapat membuat ujian sekolah yang semakin berkualitas. Implementasi dari kebijakan pemerintah tersebut,  Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jateng melalui Bimas Buddha menyelenggarakan Kegiatan Fasilitasi Penyusunan Soal Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) Pendidikan Agama Buddha Tahun 2017 pada Senin (27/2) di Hotel Amantis Demak.

Kegiatan fasilitasi  tersebut berlangsung selama 3 hari (27/2 – 1/3)  diikuti oleh para guru Pendidikan Agama Buddha pada jenjang  SD, SDLB, SMP, SMPLB maupun SMA/Kejuruan, baik guru  PNS maupun Non PNS yang berjumlah 80 peserta.

Hadir dalam Pembukaan Kegiatan Fasilitasi Penyusunan Soal Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) Pendidikan Agama Buddha Tahun 2017, Pembimbing Masyarakat (Pembimas) Buddha, Sutarso, dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas dukungan peserta yang telah hadir mengikuti kegiatan seraya mengingatkan bahwa kegiatan yang diselenggarakan ini adalah amanat dari undang-undang tentang pelaksanaan Ujian Sekolah Berstandar Nasional  Tahun 2017.

“Sebagai bentuk dari sikap profesionalisme dan untuk menjaga kredibilitas Guru Agama Buddha maka dalam penyusunan soal hendaknya mengikuti kaidah-kaidah yang telah ditetapkan oleh pemerintah dan turut menjaga kerahasiaan”, terang Sutarso.

Lebih lanjut, Pembimas Buddha berharap dalam proses pelaksanaan Ujian Sekolah sesuai jadwal yang telah di tetapkan oleh Menteri Pendidikan dan kebudayaan dapat terselenggara dengan baik.

Disamping  penyusunan soal, kegiatan ini juga diisi materi oleh beberapa narasumber yang terkait dengan penyusunan soal baik dari Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah, Pejabat  Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah, dan para Praktisi Pendidikan.

Dengan terselenggaranya  kegiatan ini, hasil yang didapatkan selama mengikuti kegiatan fasilitasi penyusunan soal ini sesuai dengan harapan, yakni dengan target tersusunnya soal  yang sesuai dengan ketentuan-ketentuan yang berlaku, yang selanjutnya akan dikoordinasikan ke Dinas Pendidikan untuk di tindaklanjuti sebagai bahan dalam penyusunan naskah Soal Ujian Sekolah Berstandar Nasional Tahun Pendidikan Agama Buddha 2017.(siswanta/Wul)