Gus Mus : RA tempat awal karakter anak dibentuk

Rembang — Lembaga Pendidikan Raudlatul Athfal (RA) atau TK merupakan tingkat lembaga pendidikan yang tidak bisa dikesampingkan. Hal ini mengingat lembaga yang mendidik murid pada masa usia emas (golden age) tersebut mempunyai peran yang sangat penting dalam dunia pendidikan, yaitu membentuk karakter anak yang berakhlakul karimah.

“Lembaga RA itu tak sekadar memberikan pengajaran. Lebih dari itu, RA/TK memberikan pendidikan pada anak didik, bukan hanya pengajaran,” tandas KH. Ahmad Mustofa Bisri, Pengasuh Pondok Pesantren Roudlotut Tholibin, Rembang ketika memberikan tausiyah usai meresmikan gedung baru Raudlatul Athfal (RA) Masyithoh, yang berlangsung pada awal tahun ini di Jalan KH Bisri Mustofa, Rembang.

Menurut Beliau, sistem pembelajaran di setiap jenjang pendidikan tidaklah sama. Di tingkat SD, SMP dan jenjang yang lebih atas, yang diberikan cenderung pengajaran. Sementara di RA, yang diberikan adalah pendidikan.

Dijelaskannya, ada perbedaan yang mendasar antara pengajaran dan pendidikan. Pengajaran dalam bahasa arab diistilahkan ta’lim. Sementara pendidikan diistilahkan tarbiyah. Pengajaran cenderung hanya menyampaikan materi atau apa yang diketahui oleh pendidik kepada murid. Sementara pendidikan, lebih dari sekadar memberikan materi.

“Pendidikan itu memberikan contoh dan suri tauladan kepada murid. Dalam hal ini, yang mengaplikasikan pendidikan semacam ini adalah RA/TK. Guru RA itu memberikan contoh bagaimana perilaku anak-anak yang baik, yang seharusnya dilakukan dalam aktivitas sehari-hari,” papar Beliau.

Tiga lokal

Peresmian Gedung RA Masyithoh yang sekarang beralamat di Jl. KH Bisri Mustofa tersebut dihadiri sekitar 200 orang. Antara lain Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rembang, Drs. H. Atho’illah, M.Pd.I, Pejabat Dinas Pendidikan Kabupaten Rembang, Pengawas PAI, wali murid, dan para donatur, serta pemberi infaq gedung.

Sebelumnya, RA Masyithoh bertempat di Jl. Dr. Soetomo Leteh. Gedung Baru yang beralamatkan di Jl KH. Bisri Mustofa nomor 38 tersebut terdiri dari tiga lokal, yaitu satu lokal kelompok Bermain, satu lokal RA, dan satu lokal aula.

Hj. Nuryani, S. Ag, pengurus RA Masyithoh yang juga pengawas RA Kankemenag Kabupaten Rembang berharap, gedung baru ini bisa memberikan motivasi baru bagi seluruh stakeholder RA Masyithoh, baik tenaga pendidik, peserta didik, orang tua wali, dan lainnya.

“Gedung Baru ini memang lebih luas dibandingkan dengan lokasi lama. Sehingga, peserta didik akan merasa lebih nyaman dan semangat untuk bersekolah,” ujarnya.—-Shofatus Shodiqoh