Jemaah Haji Antusias Ikuti Upacara Bendera di Asrama Haji Donohudan

Boyolali – Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Solo menyelenggarakan upacara bendera peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-71 Kemerdekaan Republik Indonesia di halaman gedung Pengelola Asrama Haji Donohudan (PAHD) Komplek Asrama Haji Donohudan Boyolali, Rabu (17/08).

Wakil Sekretaris II PPIH Embarkasi Solo Ahmadi menuturkan bahwa pelaksanaan upacara melibatkan sebagian panitia dan jemaah haji, namun pihak PPIH telah memastikan sebelumnya pelaksanaan upacara bendera tidak akan mengganggu proses kedatangan dan keberangkatan jemaah haji pada hari ini.

“Kami telah memastikan bahwa pada pagi hari tanggal 17 Agustus ini hanya ada keberangkatan 1 kloter itupun prosesnya telah selesai sebelum jam 07.00 WIB, sehingga kami bisa melaksanakan upacara dengan melibatkan sebagian panitia dan jemaah tanpa mengganggu jadwal yang berjalan,” tutur Ahmadi saat dikonfirmasi seusai upacara bendera.

Adapun jemaah haji yang dilibatkan adalah mereka yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 23 dari Kota Yogyakarta dan Kabupaten Sleman, dimana mereka masuk asrama pada Selasa (16/08) dan akan diterbangkan pada pukul 23.00 WIB malam ini. Adapun pelaksanaan upacara bendera di Asrama Haji Donohudan dalam masa operasional haji baru kali pertama dilaksanakan, dan ini dapat berjalan dengan sukses atas ijin dari Ketua PPIH dan kerja sama yang baik antara panitia, jemaah haji dan pengelola AHD.

“Sejak pertama kali Asrama Haji Donohudan dijadikan Embarkasi pada tahun 1997, baru tahun 2016 ini kali pertama upacara bendera dilaksanakan hal ini karena ditengah-tengah masa operasional penyelenggaraan haji juga bertepatan dengan peringatan HUT Kemerdekaan RI, sehingga ini menjadi istimewa bagi kami maupun jemaah haji,” ucapnya.

Ditambahkan, selain membacakan naskah sambutan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Ahmadi juga berharap agar penyelenggaraan ibadah haji tahun 2016 dapat berjalan lancar, aman dan sukses sejak jemaah masuk asrama hingga diberangkatkan ke Tanah Suci dan kembali ke Tanah Air selamat dengan menyandang predikat haji mabrur.

“Semoga pada penyelenggaraan ibadah haji tahun ini semuanya dapat berjalan dengan lancar, aman dan sukses, tidak ada kendala apapun sehingga jemaah tiba di asrama kemudian diterangkan ke Tanah Suci dan akhirnya dapat kembali ke Tanah Air dengan predikat haji mabrur,” ucap Ahmadi berharap.

Nampak jemaah yang terlibat sangat antusias mengikuti pelaksanaan upacara, setengah jam sebelum dimulai mereka telah siap berkumpul, sekalipun rata-rata usianya sudah tidak muda lagi, namun semangat untuk ikut dalam upacara peringatan HUT ke-71 Kemerdekaan RI sangat kuat, kebanyakan dari mereka mengatakan sudah cukup lama tidak mengikuti upacara bendera.

“Sudah cukup lama kami tidak melaksanakan upacara bendera 17an, kebetulan saat keberangkatan kloter kami bertepatan dengan tanggal 17 Agustus, sehingga pada saat ditawari ikut serta dalam upacara bendera 17an kami sangat mau, karena kita bisa seperti saat ini juga karena kita telah merdeka,” jawab beberapa jemaah haji yang sempat diwawancarai media seusai mengikuti upacara bendera.

Sementara itu, sampai dengan pagi ini Embarkasi Solo telah menerima 24 kloter sebanyak 8,969 jemaah, sudah memberangkatkan 22 kloter sebanyak 7,865 jemaah. Jemaah Embarkasi Solo sudah mendarat di Madinah sebanyak 20 kloter sebanyak 7,148 jemaah. Adapun menurut catatan bidang kesehatan dirujuk di RS. Moewardi sebanyak 5 jemaah dan tercatat 1 orang dari kloter 18 asal Kabupaten Wonogiri yang meninggal dunia pada saat pesawat mendarat di bandara Madinah. (gt/gt)