081128099990

WA Layanan

081393986612

WA Pengaduan

Kakanwil: Jangan Hanya Jadi Tuan Rumah, Jateng Harus Juara di MTQ Nasional XXXI

Picture of Team Humas Jateng

Team Humas Jateng

Semarang (Humas)– Upaya mempersiapkan kafilah Jawa Tengah menuju ajang nasional terus dilakukan. Sebanyak 104 calon peserta mengikuti kegiatan Pelatihan Peningkatan Mutu dan Kualitas Calon Peserta Musabaqah Tilawatil Qur’an Nasional XXXI Kafilah Jawa Tengah yang digelar pada Senin (9/3/2026) di HCI Semarang.

Kepala Bidang Penaiszawa Kanwil Kemenag Jawa Tengah yang juga Sekretaris Umum LPTQ Jawa Tengah Imam Buchori melaporkan bahwa pelatihan tersebut diikuti oleh 104 peserta dari berbagai cabang lomba MTQ. Kegiatan ini akan berlangsung selama empat hari, mulai 9 hingga 12 Maret 2026.

“Pelatihan ini diikuti 104 peserta dan dilaksanakan mulai 9 sampai 12 Maret 2026 sebagai bagian dari pembinaan menuju Musabaqah Tilawatil Qur’an Nasional XXXI,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenag Jawa Tengah Saiful Mujab dalam arahannya menyampaikan bahwa para peserta yang mengikuti pelatihan ini merupakan insan terpilih yang mendapat amanah besar dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Menurutnya, LPTQ bersama para pelatih telah berupaya melakukan berbagai langkah pembinaan dan mitigasi untuk memastikan kesiapan para peserta menghadapi kompetisi nasional.

“Kalian mendapat amanah dari Provinsi Jawa Tengah. LPTQ bersama para pelatih berusaha melakukan mitigasi. Tiada hari tanpa latihan. Kalian adalah harapan besar masyarakat Jawa Tengah,” kata Saiful Mujab.

Ia menegaskan bahwa Jawa Tengah tidak hanya ingin sukses sebagai tuan rumah penyelenggaraan MTQ nasional, tetapi juga mampu meraih prestasi terbaik.

“Kami berharap selain menjadi tuan rumah, kita juga menjadi juara. Jangan sampai kita hanya menjadi tuan rumah dan menonton orang lain menjadi juara. Amanah ini tolong dilaksanakan dengan sebaik-baiknya,” pesannya kepada para peserta.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Provinsi Jawa Tengah Gunawan Sudharsono turut memberikan motivasi kepada para peserta agar menjalani proses pembinaan dengan penuh kesungguhan.

Ia menyampaikan bahwa dalam mencapai keberhasilan diperlukan keseimbangan antara ikhtiar dan doa.

“Kita diperintah untuk mengikuti sunnatullah, yaitu berikhtiar. Konsep langit kita berdoa, tapi di bumi kita berikhtiar. Mudah-mudahan nanti juga ada qodratullah,” ujarnya.

Gunawan menambahkan bahwa dalam kompetisi nasional semua daerah akan bersaing secara sehat dan elegan. Oleh karena itu, setiap pihak diharapkan dapat menjalankan perannya dengan baik dalam proses persiapan menuju MTQ nasional.

“Kita sama-sama bersaing dengan cara yang elegan. Yang terjadi di depan kita belum tentu seperti apa, yang penting kita terus berusaha dan berbagi peran,” tambahnya.

Melalui pelatihan ini diharapkan para calon peserta kafilah Jawa Tengah dapat meningkatkan kualitas kemampuan sekaligus mempersiapkan diri secara optimal menghadapi Musabaqah Tilawatil Qur’an Nasional XXXI, yang rencananya akan digelar di Semarang pada September 2026. (Hilman Najib)

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Email
Print