Karakteristik dan keunggulan madrasah jadi taya tarik masyarakat

Rembang — Menjelang Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), setiap satuan pendidikan beramai-ramai berupaya membuat strategi untuk menarik peserta didik baru. Sekolah Umum dan Madrasah kian bersaing ketat. Untuk menghadapinya, madrasah harus gencar mempromosikan lembaga yang bernaung di bawah Kementerian Agama ini.

Demikian dikemukakan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rembang, H. Atho’illah dalam kegiatan sosialisasasi BOS di aula Kankemenag Kabupaten Rembang, kemarin. Kegiatan ini diikuti oleh semua Kepala madrasah negeri/swasta se-Kabupaten Rembang.

Atho’illah mengatakan, salah satu strategi madrasah untuk menarik perhatian masyarakat adalah upaya promosi kepada masyarakat akan keunggulan madrasah. Perlu diketahui oleh semua masyarakat, secara kualitas, madrasah kini sudah setara dengan sekolah umum. Bahkan dari sisi prestasi, banyak madrasah yang lebih unggul dibanding sekolah umum.

Selain itu, madrasah mempunyai nilai plus tersendiri, yaitu banyaknya komponen materi pelajaran pendidikan Agama Islam. Sehingga, peserta didik di madrasah diharapkan mempunyai karakter yang lebih kuat berdasarkan nilai-nilai agama.

Upaya tersebut, lanjut Atho’illah, perlu melibatkan semua stakeholder. Mulai dari Kepala Madrasah, para pendidik, dan tenaga kependidikan, bahkan peserta didik itu sendiri. Selain itu, madrasah juga perlu menggandeng tokoh agama dan masyarakat dalam mempromosikannya. “Jika tokoh agama dan masyarakat menitipkan putra-putrinya di menimba ilmu di madrasah, maka akan diikuti oleh masyarakat lainnya”, ujarnya.

Sementara pihak sekolah dapat menggunakan berbagai sarana promosi, seperti banner, spanduk, iklan, brosur, dan lainnya. “Menjadi tugas kita semua untuk menjadikan madrasah sebagai pilihan utama masyarakat, bukan pilihan kedua”, tandasnya.

Atho’illah menambahkan, sudah saatnya karakteristik madrasah dibentuk, sehingga citra positif madrasah di masyarakat semakin kental. Karakteristik tersebut yaitu progresif, inovatif, demokratif, dan terbuka. Di sini, peran Kepala madrasah sangatlah besar untuk mengambil langkah-langkah untuk menuju karakteristik tersebut.

Kepala Sub Bagian Tata Usaha, Drs. H. Mohammad Ali Anshory mengatakan, salah satu hal yang dinilai maasyarakat terhadap madrasah adalah keindahan, kebersihan, dan kerapian madrasah. “Sekolah yang indah akan membuat suasana nyaman dalam belajar, sehingga secara tidak langsung akan menarik minat masyarakat. Oleh karena itu kami mengimbau kepada Kepala madrasah agar sedini mungkin menciptakan keindahan lingkungan sekolah”, pungkasnya.—Shofatus Shodiqoh