Kemenag dan IPHI Komitmen Lakukan Pemberdayaan Umat

Kemenag dan IPHI Komitmen lakukan pemberdayaan umat

Wonogiri – Nilai atau hikmah positif yang diraih dari ibadah haji harus dapat diaktualkan dalam dinamika kehidupan sehari-hari. Baik dalam aktivitas beragama, bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.  Sosok seorang haji diharapkan punya komitmen menjadi teladan di lingkungan masing-masing. Sehingga membantu pemerintah daerah untuk terus menciptakan keamanan dan keadilan, serta kesejahteraan dalam masyarakat.

Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) memiliki peran strategis dalam pembinaan dan pemberdayaan umat dan peningkatan pemahaman dan pengamalan agama, pembinaan kerukunan antar umat beragama, peningkatan pendidikan agama dan pendidikan keagamaan, dan yang terpenting adalah mengawal akhlak dan moral bangsa.

Untuk itu lembaga ini harus bersinergi dan berkomitmen bersama pemerintah daerah, Kankemenag dan ormas Islam di Wonogiri untuk bisa berkontribusi nyata di dalam masyarakat.

Hal ini mendesak dilakukan sebab beberapa persoalan yang dihadapi oleh umat Islam di kota Gaplek adalah kemiskinan, asusila, kebodohan dan bahkan keterbelakangan. Untuk itu, IPHI perlu ikut berpartisipasi aktif untuk mengatasinya utamanya membentengi umat utamanya generasi muda dari dekadensi moral, asusila dan kekerasan anak.

Hal tersebut di tegaskan Ketua IPHI kabupaten Wonogiri, Kusman Thoha acara Pengajian persaudaraan haji Kabupaten Wonogiri dan pelantikan pengurus IPHI Kecamatan Jatisrono, Minggu (26/02) di gedung gotong royong Jatisrono Wonogiri, hadir dalam acara tersebut Forkominda, Camat Jatisrono, Jajaran Kemenag Wonogiri dan ribuan Anggota IPHI.

Ketua IPHI dalam sambutannya menjelaskan bahwa IPHI memiliki peran dan fungsi.”Pertama, IPHI sebagai wahana penghimpun potensi para haji Indonesia, penyerap dan penyalur aspirasi umat. Kedua, sebagai organisasi kemasyarakatan turut serta menyukseskan program pembangunan bangsa dan yang terakhir IPHI adalah sebagai sarana untuk mempererat ukhuwah Islamiyah sesama umat.

Kemenag dan IPHI bersinergi ciptakan haji Mandiri

Sedang Kasi Gara Haji dan Umroh Kankemenag Wonogiri, Ali Yatiman mengungkapkan bahwa Kemenag dan IPHI selalu bersinergi baik dalam memberdayakan para haji dalam melestarikan kemabruran hajinya menjadi teladan, panutan dan pilar peningkatan kualitas umat dan bangsa Indonesia.

Selain itu dalam upaya meningkatkan kemampuan calhaj sebelum berangkat ke tanah suci IPHI dan Kemenag harus selalu berkoordinasi  dalam kegiatan manasik baik di tingkat kecamatan maupun kabupaten serta memberikan pengetahuan tata cara pentingnya pelatihan manasik haji untuk memberikan kemudahan berbekal pengetahuan tentang tata cara pelaksanaan ibadah haji, baik yang bersifat teori maupun praktek.

Kedepan harus meningkatkan kepeduliaannya pada masyarakat sekitar untuk turut meningkatkan kesejahteraan, peduli ikut mendidik masyarakat agar punya ilmu pengetahuan yang lebih baik terutama bekerjasama dengan KUA dalam menyelenggarakan manasik haji tingkat kecamatan. (Mursyid_Heri/Wul)