Kota Semarang Sumbang Satu Emas SDS Nasional 2018

Semarang – Karen Elliora Utama, siswi SMA Semesta Bilingual Boarding School Kota Semarang berhasil menyabet medali emas dalam Gelaran Sippa Dhamma Samajja (SDS) Tingkat Nasional VII tahun 2018. Kegiatan unjuk keterampilan ajaran agama Buddha ini digelar di Mercure Convention Centre Ancol, Jalan Pantai Indah, Jakarta  8 s.d 12 Oktober 2018.

Siswa yang sekarang duduk di bangku kelas 11 ini beradu menyisihkan pesaingnya dari cabang Lomba Dhamma Vikata (menyajikan cerita bergambar). Yang menarik, pesaing terberatnya adalah adik kandungnya sendiri. Hal ini menjadi motivasi sekaligus penyemangat buat dirinya untuk membuktikan dan membanggakan orangtua, guru dan daerahnya.

Prestasi yang sangat membanggakan bagi Kementerian Agama Kota Semarang dan Provinsi Jawa Tengah maupun masyarakat Jawa Tengah, berhasil diraih Karen setelah sebelumnya mengikuti seleksi ketat dari tingkat karesidenan dan tingkat Provinsi Jawa Tengah.

Ketika ditemui di sekolahnya Senin (22/10), putri dari pasangan Rick Shandy dan Chintya Cahyani ini menuturkan persiapan yang dilakukannya dalam menghadapi lomba sangat singkat.

“Tiga hari sebelum lomba baru diberitahu oleh guru agama Buddha kalau ada seleksi lomba Sippa Dhamma Samajja tingkat Karesidenan Semarang. Persiapan lomba ke tingkat karisidenan cuma 2 hari saja,” ujar Karen.

Waktu yang mepet tidak membuat kendor semangatnya untuk mengikuti lomba, bahkan ia berhasil  meraih Juara 1 dan mewakili karisidenan Semarang ke tingkat provinsi Jawa Tengah.

Pada lomba tingkat nasional, Karen menuangkan cerita bertema Cinta Kasih. Dirinya berharap tema yang dipilihnya dapat menjadi inspirasi dan pesan moral buat semua pihak.

“Saya ingin siapa pun yang membaca dan melihat gambar saya, menjadi inspirasi untuk melenyapkan rasa benci, dendam dan amarah serta menggantinya dengan sifat Cinta Kasih tanpa Batas,” imbuhnya. 

Ketika ditanyakan bagaimana perasaannya ketika namanya disebut menjadi juara 1, Karen mengungkapkan, sorai dan tepuk tangan dari para hadirin membuatnya bangga dan terharu.

“Yang pasti senang sudah banggain orang tua, keluarga, teman, guru, sekolah, kota Semarang dan juga provinsi Jawa Tengah. Senang bisa bermanfaat dan dapat mencatatkan dan mengharumkan nama Kota Semarang dan Jawa Tengah di kancah Nasional,” pungkasnya.(dar-ch/gt)