Lomba KTI upaya tingkatkan SDM Penghulu

Pekalongan – “Dalam rangka meningkatkan kemampuan dalam melaksanakan tugas kepenghuluannya dan kemampuan sebagai petugas yang bertanggung jawab dalam mengembangkan visi dan misi Kementerian Agama”, ungkap Kankemenag Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pekalongan Dr. H. A. Umar, MA saat membuka Penilaian Lomba Karya Tulis Ilmiah (KTI) Penghulu di Lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pekalongan, bertempat di Aula Kantor setempat (18/03).

Acara ini diikuti oleh 21 orang penghulu dan dinilai oleh tim penilai dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pekalongan yang terdiri dari 3 hakim dan satu panitera, Hakim pertama Dr.H. A.Umar, Hakim kedua Drs.H.Suhaimi,M.SI, Drs. H. Mukhozin, M.Ag dan Panitera sdr Arifin, dengan tahapan-tahapan seleksi. Sementara itu dari hasil penilaian para hakim nilai tertinggi diraih oleh Makhfud, S.Ag.M.Sy Kepala KUA Buaran yang selanjutnya akan dikirim ke tingkat Provinsi.

“Dengan adanya kegiatan ini diharapkan dapat menghasilkan karya ilmiyah yang bermutu di bidang kepenghuluan, meningkatkan pengetahuan dan wawasan keilmuan para penghulu dalam mengembangkan profesinya, khususnya dalam penulisan karya ilmiyah bidang kepenghuluan, serta menumbuhkan semangat dan kecintaan para penghulu untuk selalu mempunyai gagasan-gagasan ilmiyah serta meningkatkan kemampuan penghulu dalam mengkaji dan mendalami ilmu-ilmu melalui penelitian, pengujian, survei dan juga evaluasi”, imbuh Umar menambahkan.

Karya tulis ilmiah yang dilombakan adalah hasil penelitian atau kajian hukum Islam tentang perkawinan, pembinaan SDM penghulu atau peningkatan pelayanan di bidang kepenghuluan. Materi berisi kajian yang memuat kebenaran ilmu pengetahuan (benar, sahih, aktual, dan relevan), serta dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah / logis dengan dukungan fakta empirik yang dapat dikaitkan dengan landasan teori ilmu pengetahuan tertentu dan memiliki nilai guna dan dapat dipraktekkan dalam kehidupan pembangunan masyarakat.

Selain metodologi dan substansi penulisan KTI, hal lain yang juga menjadi penilaian dalam lomba kali ini adalah presentasi KTI, serta attitude dari para peserta lomba. Lomba ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan, kompetensi, profesionalisme, dan akuntabilitas layanan para penghulu khususnya di Kabupaten Pekalongan, mengingat KUA merupakan perpanjangan tangan dari Kementerian Agama dalam hal pelayanan kepada masyarakat di bidang agama yang indikator keberhasilannya tercermin dari indeks kepuasan masyarakat terhadap kinerja/pelayanan prima yang dapat diberikan oleh penghulu pada masing-masing KUA. (hfrn)