Manfaatkan Tong Sampah untuk Ternak Lele

Pamotan– Pandemi Civid-19 tidak menghalangi sahabat madrasah untuk berkreavitas. Situasi pandemi menginspirasi guru-guru MTs Negeri 2 Rembang untuk mengurangi kejenuhan dan mengisi aktivitas dengan beternak lele.

Muhammad Yunus Anis, Kepala MTs  Negeri 2 Rembang mengapresiasi positif aktivitas ini. “Ini menjadi hiburan tersendiri saat berada di madrasah,” katanya.

Anis  mengungkapkan bahwa sebenarnya potensi di MTs Negeri 2 Rembang cukup besar, dari alam saja madrasah ini berada di pinggir sungai yang cukup jernih airnya dan lumayan besar, ini menjadi satu peluang untuk di kembangkan.

Slamet Winarto, inisiator ternak lele mengatakan, selama Pandemi justru banyak fasilitas madrasah yang rusak karena tidak dimanfaatkan,  salah satunya tong-tong sampah yang tergeletak. “Dari sini muncul ide membersihkan tong sampah  dan dimanfaatkan sebagai media ternak lele,” ungkap Slamet Winarto, guru MTsN 2 Rembang.

Berbekal tong-tong sampah yang tidak difungsikan, tong sampah itu dibersihkan dan diletakkan dalam satu tempat untuk media ternak. “Daripada membuat kolam yang membutuhkan dana tidak sedikit, tong sampah ini bisa sebagai pengganti kolam untuk ternak lele. Saat ini ada 8 tong Sampah dengan isi lele rata-rata 80-100 ekor,” kata Winarto.

Winarto menyebutkan, ternak lele ini sudah panen satu kali sejak bulan Oktober lalu. Sementara hasilnya untuk konsumsi lingkungan sendiri. “Banyak juga guru yang membeli untuk konsumsi di rumah. Hasil penjualan  kita gunakan kembali untuk modal pengembangan,” karta Winarto. –(wient/iq)