MIN Kota Semarang jadi Tuan Rumah MMQ Qiraati Gunungpati

Semarang –  MIN Kota Semarang sebagai salah satu madrasah yang menggunakan metode Qiraati dalam pembelajaran baca tulis al-Qur’an kepada siswa-siswa dari kelas 1 – 5, mendapat giliran untuk menjadi tuan rumah penyelenggaraan Majlis Mua’allimil Qur’an (MMQ) Qiraati Kecamatan Gunungpati, Sabtu (31/03).

Acara yang diikuti oleh ustadz dan ustadzah pengajar baca tulis al-Qur’an metode Qiraati se – Kecamatan Gunungpati merupakan wadah silaturahim berlangsungnya kegiatan membaca al-Qur'an secara tartil, dari juz 1-30.  MMQ diadakan rutin sebulan sekali secara bergilir pada TPQ/lembaga pendidikan yang menggunakan metode Qiroati.

Abdullah selaku Korcam Qiraati Gunungpati dalam pembinaannya menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya kepada keluarga besar MIN Kota Semarang yang berkenan menjadi tuan rumah MMQ.

“Sudah 5 tahun MIN Kota Semarang menggunakan metode Qiraati dalam pembelajaran baca tulis al-Qur’an, kami tunggu para ustadz/ustadzah dan santrinya untuk mengikuti pra Ebtaq dan Ebtaq, sehingga akan lahir para ustadz/ustadzah dan santri yang bersyahadah Qiraati,” pungkasnya.

“Kepada para ustadz/ustadzah Qiraati se-Kecamatan Gunungpati, luangkan waktu setiap Ahad Kliwon untuk menghadiri MMQ dan ajarkanlah al-Qur’an dengan ikhlas dan mengharap ridho dari Allah semata,” tegas Abdullah.

Apa yang disampaikan Korcam mendapat sambutan hangat dari Keluarga Besar MIN Kota Semarang. KH. Rohani Amin selaku tuan rumah mengatakan dengan diadakan MMQ ini diharapakan terjalin silaturahim dan koordinasi yang erat di kalangan pengajar Qiroati se – Kecamatan Gunungpati.

“Silaturahim akan menjadikan Qiraati terus berkembang. Di bawah naungan silaturahim antar pengajar al-Qur’an, mohon doa restunya semoga anak-anak kami MIN Kota Semarang menjadi anak-anak yang sholeh/sholikhah, tartil dan fasih bacaan al-Qur’annya bersama metode Qiraati,” harapnya.

Kegiatan yang dihadiri 100 ustadz/ustadzah metode Qiraati ini, diawali dengan pembacaan al-Qur’an sistem MMQ, pembacaan QS. ad-Dhuha s.d. an-Nas oleh perwakilan santri TPQ, Tahlil dan Doa Khotmil Qur’an, pembahasan catatan kesalahan bacaan per majlis, sambutan shohibul bait, kajian kitab at-Tibyan fii Adabi Khamlatil Qur’an, pembinaan dan pengumuman oleh korcam Gunungpati, dan diakhiri dengan doa/penutup. (sby/bd)