081128099990

WA Layanan

081393986612

WA Pengaduan

Optimalkan Deteksi Dini Potensi konflik Keagamaan, Kemenag Jateng Rangkul Penyuluh Agama dan Penghulu di Rembang

Picture of Team Humas Jateng

Team Humas Jateng

  Rembang (Humas) — Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah melalui Tim Kerukunan Umat Beragama (KUB) terus berupaya memperkuat deteksi dini potensi konflik di masyarakat. Langkah nyata ini diwujudkan dengan menggelar kegiatan asistensi implementasi Early Warning System (EWS) bagi para penyuluh agama lintas agama dan penghulu se-Kabupaten Rembang, Senin (31/8/2026). Kegiatan yang bertujuan untuk memitigasi konflik sosial berdimensi keagamaan ini mendapat sambutan positif dari jajaran Kemenag setempat. Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Rembang, Muhson, mengungkapkan bahwa fondasi kerukunan dan kekompakan antara penyuluh dan penghulu di wilayahnya sudah terbangun dengan sangat kuat sejak lama. “Kekompakan penyuluh dan penghulu di Rembang ini sudah berjalan rutin. Setiap minggu (tepatnya di hari senin)mereka berkumpul di kantor Kemenag untuk mengaji bersama dan menerima pembinaan. Berbekal soliditas yang luar biasa ini, kami sangat optimis implementasi EWS dalam mencegah konflik sosial berdimensi agama dapat berjalan dengan sangat maksimal,” ujar Muhson. Sementara itu, Ketua Tim KUB Kanwil Kemenag Jawa Tengah, Zaimatul Chasanah, yang hadir memberikan asistensi, turut mengapresiasi kebersamaan yang telah terjalin di lingkungan Kemenag Kabupaten Rembang. Menurutnya, sinergi dari tingkat akar rumput merupakan kunci utama keberhasilan program deteksi dini ini. “Kekompakan dan sinergi antar-elemen adalah kunci utama dalam menyelenggarakan Early Warning System. Jika ini terjalin dengan baik, lingkungan yang aman serta kerukunan antarumat beragama akan terus terjaga,” tegas Zaimatul. Lebih lanjut, Zaimatul Chasanah juga menekankan target operasional ke depan dari program pendampingan ini. Ia berharap dengan adanya pemahaman yang komprehensif serta ikatan yang kuat dari para penyuluh dan penghulu, partisipasi aktif dalam sistem pelaporan deteksi dini dapat meningkat secara terukur. “Ke depannya, kami menargetkan capaian data inputer untuk aplikasi EWS ini dapat terlaksana secara menyeluruh hingga mencapai 100 persen. Dengan basis data yang lengkap, segala potensi gesekan di masyarakat dapat dimitigasi sedini mungkin,” pungkasnya. Melalui langkah proaktif ini, Kanwil Kemenag Jawa Tengah berharap Kabupaten Rembang dapat terus mempertahankan prestasinya sebagai wilayah yang aman, damai, dan menjadi contoh harmonisnya kerukunan umat beragama di Jawa Tengah.  
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Email
Print