Pembinaan Mental ASN Kemenag Kudus

Kudus – Setiap hari Selasa pagi, setelah mengikuti apel pagi, seluru ASN Kemenag Kudus mendatangi Mushola Kemenang Kudus yang terletak di lantai II Gedung Kemenag Kudus, untuk mengikuti acara rutin Pembinaan Mental, yang diisi dengan acara mauidhoh khasanah dan sharring informasi-informasi untuk menambah wawasan serta mindset kita sebagai abdi negara pelayan masyarakat.

Agenda ini mendapat apresiasi positif  dari Noor Badi selaku Kepala Kantor Kemenag Kudus, juga seluruh ASN dilingkungan Kantor Kemenag Kudus, karena dengan agenda ini kita semua dapat berkumpul sesaat untuk berkomunikasi, berkoordinasi dan mempererat tali silaturrahmi. Realita jaman now, kemajuan teknologi digital dan maraknya media sosial, kadang yang jauh menjadi dekat dan yang dekat menjadi jauh.

Sehingga memandang perlu adanya agenda ini, sebagai media sharring, komunikasi tatap muka, menjalin silaturrahmi dan keakraban di antara sesama ASN dapat terbina dengan baik. Agenda ini diisi juga penyampaian materi bahasan untuk menambah wawasan dan edukasi kita bersama.

Topik bahasan untuk minggu ini  disampaikan oleh Muhammad  Atiq selaku Pengawas MI Kec. Kaliwungu, Beliau menyampaikan  materi tentang  Amaliyah Yang Baik Kita Lakukan di Bulan Rajab diantaranya meliputi: 1. Membaca doa Robbighfirlii Warhamnii Watub’Alayya sebanyak 70 kali setiap waktu Subuh dan waktu Magrib. 2. Menjalankan puasa 10 hari dibulan Rajab. Dengan menjalankan amaliyah tersebut, dosa-dosa kita akan diampuni oleh Allah SWT, kita disayang oleh Allah SWT, Allah SWT menjanjikan pintu surga akan dibuka bagi orang yang menjalankan puasa di 10 hari di bulan Rajab serta memberikan keselamatan baik didunia maupun diakherat.

Selain materi diatas, Muhammad Atiq juga menyampaikan tentang lima malam mustajab, yang apabila kita berdoa di malam yang mustajab tersebut, Insya Allah doa kita akan dikabulkan. Lima Malam Mustajab tersebut adalah : 1. Malam 1 Rajab, 2. Malam Nifsu Sa’ban ( pertengahan bulan Sya’ban), 3. Malam Jum’at, 4. Malam Hari Raya  Idul Fitri, dan 5. Malam Hari Raya Idul Adha.

Oleh sebab sebagai manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT, kita wajib dan harus mengimplementasikan amalan amalan tersebut, dengan menjalankan segala perintahNya dan menjauhi segala laranganNya. (Eti/bd)