Penutupan DDWK Kankemenag Kabupaten Temanggung

Temanggung – Melalui Balai Diklat Keagamaan Semarang pelaksanaan DDWK  yang sudah di selenggarakan selama lima hari dari tanggal 1 sampai dengan 5 Februari 2017 dengan resmi di tutup oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Temanggung, Saefudin,  turut hadir dalam acara penutupan Kepala Subbag TU, Panitia dan para peserta bertempat di Aula Kantor Kemenag Kab. Temanggung pada Hari Ahad, tanggal 5 Februari 2017.

Mengawali sambutannya, Ka Subbag TU Balai Diklat Keagamaan Semarang, Maskuri, menyampaikan bahwa pelaksanaan DDWK Kurikulum 2013 bagi Guru Matematika MTs dan MA & DDWK Penyusunan Naskah Soal dan Analisis Indikator bagi Guru MI dan Pengawas yang di ikuti oleh 70 berjalan dengan baik, dan dianggap berhasil, peserta yang mengikuti pada umumnya bisa mengikuti materi diklat dengan baik serta dalam kondisi sehat wal afiat.

Kami dari Balai Diklat mengucapkan banyak terima kasih kepada Kepala Kantor, para Pejabat serta pegawai yang ada di Kantor Kementerian Agama Kab. Temanggung yang  telah menyediakan fasilitas kepada kami untuk mengadakan DDWK.

Kepala Kantor Kemenag Temanggung Saefudin,  pada sambutan penutupan Diklat di Wilayah Kerja DDWK Kurikulum 2013 bagi Guru Matematika MTs dan MA & DDWK Penyusunan Naskah Soal dan Analisis Indikator bagi Guru MI dan Pengawas manegaskan ada tiga point penting yang harus diperhatikan dan dikembangkan oleh para peserta DDWK, sekembali dari kegiatan DDWK ini yakni : ”Creating A Moral Cummunity Is The Class Room (menciptakan suatu masyarakat/kelompok dalam kelas yang demokrasi), Creating A Democratic Class Room Conviromment (menciptakan ruang kelas yang demokrasi), Teaching Values Trough The Curiculum (mengajarkan Nilai melalui Kurikulum)”.

Ini untuk lebih meningkatkan wawasan mengelola pendidikan dalam hal ini  pendidikan madrasah sebagai implementasi dari Misi Kementerian Agama RI maupun Misi Kantor Kementerian Agama Kabupaten Temanggung, saya harapkan adanya kebersamaan dan kerja keras dalam mengembangkan pendidikan madrasah di Kabupaten Temanggung, karena dengan demikian dapat memberikan warna tersendiri bagi madrasah yang ada di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Temanggung, tandasnya. (Humas/Afief)