Peran Festival Anak Sholeh Islami (FASI) Menuju Kota Religius.

Kota Magelang – Saat ini kesadaran anak-anak dan remaja akan pentingnya ilmu agama mulai menurun. Menghadapi tantangan zaman seorang muslim harus memiliki aqidah yang kuat dan pemahaman agama islam yang baik. Keberhasilan menciptakan generasi muslim yang baik berkaitan erat dengan pola pembinaan hari ini. Jika hari ini, generasi penerus mendapat pembinaan agama yang baik, maka di masa depan akan terbentuk generasi muslim yang kuat, berakhlakul karimah dan mandiri untuk menghadapi tantangan globalisasi. Namun sebaliknya, jika generasi penerus tidak mendapat perhatian dari segi pembinaan agama maka di masa mendatang mereka tidak memiliki pegangan aqidah yang kuat.

Maka bercermin dari itu semua, Kementerian Agama Kota Magelang bersama Pemerintah Kota Magelang berinisiatif untuk mengadakan sebuah kegiatan yang positif dan bertemakan keagamaan untuk meningkatkan semangat religi. Festival Anak Sholeh Islami (FASI) tahun ini bertemakan “Menuju Kota Magelang yang lebih Religious”. Kegiatan FASI digelar untuk mengembangkan kemampuan dalam menguasai ilmu agama.

Walikota Magelang, Ir. Sigit Widyonindito, MT, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan keagamaan akan senantiasa dilakukan di wilayah kelurahan sebagai “Syiar Islam ke Kampung” yang sebelumnya sering tersentral di Pemerintah Kota.

“Mulai tahun ini kegiatan keagamaan akan senantiasa difokuskan di wilayah kelurahan sebagai syiar Islam ke kampung,” ungkap Sigit.

Beliau menyempatkan diri mengamati jalannya lomba shalat didampingi Wakil Walikota, Windarti Agustina. Hadir dalam pembukaan tersebut, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Magelang, Kepala KUA Magelang Kecamatan, Penyuluh PNS dan Non-PNS Kepala SKPD serta Pengurus BADKO TPQ/TPA.

Sebagai informasi festival anak sholeh ini diselenggarakan pada tanggal 6-7 November 2018 di gedung Kelurahan Gelangan, Kecamatan Magelang Tengah. Adapun jumlah peserta yang ikut berpastisipasi dalam kegiatan ini sekitar 866 orang, dengan official/pembimbing 196 dari wilayah Kecamatan Magelang Selatan, Magelang Tengah dan Magelang Utara. Sedangkan dewan juri yang ditunjuk adalah unsur-unsur yang berkompeten dibidangnya yaitu Pengurus Badko, Penyuluh PNS dan Non PNS serta tokoh-tokoh agama di Kota Magelang. (Dix’s/Sua).