PHU Bahas Strategi Pemberitaan Haji

Semarang (PHU) – Perkembangan teknologi semakin pesat dan canggih seiring dengan era keterbukaan informasi yang merambah kesegenap lapisan masyarakat. Kebutuhan akan informasi masyarakat kini semakin tinggi. Dulu informasi hanya sebagai pelengkap tapi kini informasi menjadi salah satu kebutuhan penting bagi publik dan birokrasi.

Penyelenggaraan Haji dan Umrah diberbagai tingkatan dari pusat hingga daerah mempunyai tanggung jawab dalam pelayanan keterbukaan informasi publik. Tentu dibutuhkan media yang update teknologi, efektif, dan efisien agar penyebaran informasi lebih cepat diterima oleh masyarakat.

Tim Sistem Informasi Haji (SIH) Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah dalam pendampingan dengan Abdul Basir selaku Kasubbag Informasi dan Humas pada Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama Republik Indonesia mengadakan pembahasan strategi media pemberitaan haji di Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang.

Dalam kunjungannya di Universitas yang beralamatkan di Jalan Imam Bonjol Pendrikan Kidul Semarang tim bertemu dengan Muqodas salah seorang dosen di kampus yang dikenal sebagai ‘Kampus IT’ di Semarang, Senin (26/03).

Salah satu tema yang dibahas adalah media berbasis online, yang merupakan tipe jurnalisme kekinian. Banyak kelebihan yang dimiliki seperti fitur, real time, dan karakteristik lain yang lebih menarik dari jurnalisme konvensional.

Basir menjelaskan, Kementerian Agama mencoba memaksimalkan fungsi tugasnya dalam menyebarluaskan informasi bagi publik dalam hal penyelenggaraan ibadah haji. Baik penyelenggaraan ibadah haji yang dilaksanakan di daerah sampai dengan kegiatan di tanah suci.

"Kami fokus memanfaatkan media sosial dan media online lainnya sebagai strategi pemediaan yang gratis, murah, dan digunakan oleh orang banyak," kata Basir.

Dalam diskusi, dibahas secara teknis menyangkut pemberitaan dengan memanfaatkan media sosial dan pemanfaatan android sebagai salah satu media penyebaran informasi. Muqodas menerangkan bahwa saat ini masyarakat sudah jenuh dengan model pemberitaan yang biasa-biasa saja, masyarakat itu butuh informasi yang cepat dan mudah dipahami. Dia pun menyambut baik rencana PHU bekerjasama dengan Udinus untuk mengemas dan membuat strategi publikasi media digital.

"Nantinya akan diadakan kegiatan lanjutan yang melibatkan beberapa pihak dalam kaitannya dalam hal percepatan informasi haji," tambah Basir. (djs/gt)