Semarang (Humas) — Dukungan terhadap perjuangan Kafilah Jawa Tengah pada MTQ Nasional XXXI Tahun 2026 terus mengalir. Sebanyak 44 penyuluh agama Islam yang tergabung dalam Kelompok Kerja Penyuluh (Pokjaluh) Kabupaten Pati hadir langsung di Majelis 9 Syarhil Qur’an, Gedung Auditorium Prof. Sudarto Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, Selasa (15/9/2026).
Kehadiran rombongan Pokjaluh Pati menjadi bentuk dukungan dan penyemangat bagi para peserta yang tengah berjuang mengharumkan nama Jawa Tengah, khususnya kafilah asal Kabupaten Pati.
Ketua Pokjaluh Kabupaten Pati, Muhammad Roni, mengatakan para penyuluh berkomitmen memberikan dukungan secara langsung dengan mendatangi sejumlah venue perlombaan. Terlebih, beberapa peserta yang tampil merupakan peserta asal Pati sekaligus binaan para penyuluh.
“Kalau melihat penampilannya, insyaallah kami yakin juara,” ujar Roni.
Menurutnya, dukungan diberikan tidak hanya di satu lokasi. Rombongan Pokjaluh Pati akan berpindah dari satu venue ke venue lainnya untuk memberikan semangat kepada para kafilah, terutama peserta yang berasal dari Pati.
Majelis 9 merupakan lokasi perlombaan cabang Syarhil Qur’an. Syarhil Qur’an adalah cabang musabaqah yang menampilkan kemampuan peserta dalam menyampaikan kandungan dan pesan Al-Qur’an melalui syarahan atau uraian yang memadukan unsur pemahaman ayat, dakwah, terjemah, serta penyampaian yang komunikatif dan menarik.
Kehadiran para penyuluh di tengah perlombaan menjadi bagian dari dukungan moral bagi para peserta. Sorak semangat dan kehadiran pembina di lokasi diharapkan semakin menumbuhkan kepercayaan diri kafilah untuk tampil maksimal dan memberikan prestasi terbaik bagi Jawa Tengah.
MTQ Nasional XXXI Tahun 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga momentum memperkuat kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an. Dukungan dari berbagai elemen masyarakat menjadi energi bersama bagi para kafilah dalam mengukir prestasi di tingkat nasional.








