PPDB MAN Karanganyar membludak

Karanganyar – Penerimaan Peserta Didik Baru Tahun Pelajaran 2015/2016, MAN Karanganyar membludak. Sebanyak 1.063 pendaftar dari MTs/Pondok Pesantren/SMP Negeri Swasta menyerbu MAN Karanganyar. Mereka berasal dari Kabupaten Karanganyar, Sukoharjo, Wonogiri, Jepara, Jawa Timur bahkan dari luar Pulau Jawa. Padahal kuota MAN Karanganyar tahun ini hanya 14 rombel/kelas, dengan 36 anak per rombel. Praktis sebanyak 559 pendaftar harus tereliminasi.

Banyak orang tua/wali siswa yang merengek agar anaknya bisa diterima. “Pak tolong anak kami, agar bisa diterima di MAN Karanganyar”. Namun apa daya kuota sudah melebihi. pejabat sekalipun yang meminta agar putra/putrinya bisa diterima, dengan sangat berat tidak bisa dikaulkan.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, MAN Karanganyar memang banyak mengembalikan/tidak menerima Calon Peserta didik Baru karena kapasitas sudah terpenuhi. Tahun 2014/2015 misalnya, pendaftar sejumlah 671 hanya dapat ditampung sejumlah 564 siswa, dengan 14 rombel.

Calon peserta didik harus mengikuti prosedur pendaftaran antara lain mengisi formulir pendaftaran dengan memnuhi persyaratan yang telah ditentukan (tes administrasi), tes wawancara, tes baca tulis Al Qur’an dan Tes tertulis (IPA, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris dan Matematika). Dasar diterima dan tidaknya calon siswa ditentukan dengan rata-rata nilai rapor / SHUN dan hasil test tersebut.

PPDB Tahun ini MAN Karanganyar mengacu dua dasar yaitu SK Dirjen Pendis Kementerian Agama dan SK Bupati Karanganyar tentang PPDB Tahun 2015/2016. Sesuai SK Bupati Karanganyar bahwa setiap rombel/kelas maksimal diisi 36 siswa.

Meningkatkan kepercayaan masyarakat Karanganyar dan sekitarnya terhadap Madrasah, khususnya MAN Karanganyar tak lepas dari berbagai prestasi yang ditorehkan MAN Karanganyar, baik dibidang akademik maupun non akademik baik guru maupun siswanya. Kiprah Kiprah Siswa dan guru di Kabupaten Karanganyar semakin memberi daya tarik masyarakat terhadap MAN Karanganyar. Terlebih lagi bahwa Bupati Karanganyar preiode sekarang ini adalah alumni MAN Karanganyar. Beliau lulus pada tahun 1983.

Ajang Promosi juga terus dilakukan baik melalui media cetak (koran atau majalah), dunia maya melalui Faebook maupun website, dan Media televisi. Setiap tahun MAN Karanganyar tayang di Televisi lokal di acara special event.

Kegiatan bakti masyarakat sebagai syiar diselenggarakan dua kali setahun. Pertama Kemah bhakti, diadakan secara bergilir dari kecamatan satu kecamatan lain. Kemah bhakti sangat di sambut antusias oleh masyarakat karena kemasan acaranya sangat menarik. Bazar, pengobatan gratis, pentas seni kerja bhakti dan lain-lain. Kedua Dakwah Ramadhan, diselenggaralkan pada pertengah bulan ramadhan setiap tahunnya. Sebagaimana kemah bhakti, tempat dakwah ramadhan juga bergiliran dari satu daerah yang lain. Kegiatan yang dilakukan antara lain, kultum di masjid-masjid usai sholat Tawarih, lomba TPA dan pentasyarufan Zakat fitrah. Dua kegiatan ini juga mampu menambah kepercayaan masyarakat demi eksistensinya MAN Karanganyar.

Program Keterampilan juga menjadi daya tarik sendiri. Sejak tahun 2004 MAN Karanganyar menyelenggarakan program keterampilan dengan jurusan Las, Mebelair, Tata Busana, Pemesinan. Mulai Tahun 2014/2015 lalu membuka jurusan multimedia.

Satu hal yang mungkin juga menjadi pendorong masyarakat, adalah bahwa MAN Karanganyar mengikuti program pendidikan yang dicanangkan Kabupaten Karanganyar dengan kebijakan sekolah gratis.

Sarana dan prasarana yang memadai merupakan faktor lain antusiasme terhadap MAN Karanganyar. Seluruh kelas dilengkapi LCD proyektor dan atau Televisi 40 inch, sound system CCTV, bahkan beberapa kelas telas ber AC. Laboratorium cukup memadai, antara lain Lab. Bahasa, Kimia, Fisika, Biologi, Lab KOmputer dan Internet, serta fasilitas lainnya. (yono)