Rapat Koordinasi Panitia Pembangunan Masjid Baitul Hikmah Kanwil Kemenag Prov. Jateng

Semarang (Humas) – Rapat Koordinasi Panitia Pembangunan Masjid Baitul Hikmah Kanwil Kemenag Prov. Jateng hari ini sangat spesial karena kehadiran Inspektur Wilayah IV Inspektorat Jenderal Kemenag RI, Suhersi selaku penasehat pembangunan masjid. Bertempat di Ruang Rapat PTSP, Suhersi yang berkenan hadir memberikan arahan dan bimbingannya.

“Terkait pembangunan tempat ibadah pada prinsipnya merupakan kebutuhan umat islam disini, lingkungan Kanwil Kemenag Prov. Jateng,” tutur Suhersi membuka sambutannya (6/5).

Menurut Suhersi ada dua hal perlu dipikirkan dalam pembangunan masjid ini yakni pola pengelolaan baik dari pendanaan maupun pelaksanaan dan akuntabilitas pekerjaan tersebut.

“Masjid ini dibangun dan diprakarsai dari ASN Kanwil Kemenag Prov. Jateng. Hal ini menunjukkan bahwa kita sudah melaksanakan Tusi kita yakni menyiapkan sarana dan prasarana terkait Iman dan Taqwa (Imtaq). Sesuatu yang diniati baik, tujuan baik semoga pelaksanaannya baik,” terangnya.

“Dalam pengelolaan dana pembangunan masjid hendaknya mengikuti pola yang digunakan oleh pemerintah untuk menanggulangi hal-hal yang tidak diinginkan,” imbuhnya.

Menanggapi hal tersebut Kakanwil Kemenag Prov. Jateng, Musta'in Ahmad menyambut baik apa yang menjadi masukan, catatan bagi Panitia pembangunan masjid dan akan dilaksanakan sesuai arahan Penasihat.

“Apa yang telah disampaikan beliau semakin menguatkan kita semua, apa yang menjadi catatan kita terkait pengelolaan, pendanaan, dan pertangungjawaban mari kita jalankan,” tutur Kakanwil.

Kakanwil juga berharap kedepan berharap Inspektur dapat hadir kembali untuk memberi revieu laporan mana yang sudah on the track mana yang belum.

Usai Rapat Koordinasi Kakanwil Kemenag Prov. Jateng, Musta'in Ahmad beserta jajarannya mendampingi Penasehat Pembangunan Masjid Baitul Hikmah, Suhersi memantau lokasi pembangunan masjid yang bersebelahan dengan Kantor. — qq