Refleksi Peringatan Nuzulul Qur’an, Kedermawan Sosial

Kota Magelang – Bulan ramadhan disebut juga sebagai bulan Jud atau bulan kedermawanan. Allah SWT menjamu kita dengan sifat kedermawanan-Nya bagi hamba-hambanya yang beriman di bulan suci ini. Disamping itu, Allah SWT memanjakan kita pula melalui sifat kemurahan-Nya dengan melipat gandakan pahala, membuka pintu rahmat dan ampunan, serta membebaskan atas dosa-dosa yang telah lalu. Kedermawan adalah salah satu sifat Allah Ta'ala. Sebagaimana Rosululloh SAW telah menjelaskan “Sesungguhnya Allah Ta'ala itu maha memberi, Ia mencintai kedermawanan serta akhlaq yang mulia, Ia membenci akhlaq yang buruk” (HR. Al Baihaqi, dishahihkan Albani dalam Shahihul Jami',1744 ).

Muslimat NU Kota Magelang dengan perangkat kerjanya Yayasan Kesejahteraan Muslimat (YKM),  bekerjasama dengan Himpunan Daiyah dan Majlis Taklim Muslimat (Hidmat) menyelenggarakan peringatan Nuzulul Qur'an dan pentasyarufan zakat mal, zakat fitrah, infaq dan sedekah. Program  rutin tahunan yang merupakan wujud kepedulian sosial ini sengaja selalu dilaksanakan setiap bulan Ramadhan. Pada ramadhan 1442 H ini, Muslimat NU Kota Magelang menyelenggarakannya di Gedung Muslimat  Jalan Urip Sumoharjo No.100 Kelurahan Wates Kecamatan Magelang Utara Kota Magelang Minggu (02/05).  Acara yang gelar dengan menerapkan disiplin protokol kesehatan tersebut dihadiri oleh ketua Anak Cabang Muslimat, ketua Ranting dan Anak Ranting beserta perwakilan pengurus disetiap jenjangnya.

Kasi Bimas Islam Abdurrosyid, dalam sambutannya mewakili Kepala Kankemenag Kota Magelang selain menyampaikan permohonan maaf atas ketidak hadiran Kepala Kantor yang sedang melaksanakan tugas lain, beliau juga mengapresiasi kegiatan yg diselengarakan oleh Muslimat Kota Magelang. “Sudah saatnya muslimat merapat lebih erat dengan Kementerian Agama untuk saling bersinergi memberikan kemanfaatan kepada umat. Melalui perangkat kerjanya yakni YKM  dan Hikmat,  Muslimat NU dan Kementerian Agama akan saling menyelaraskan program kerja di bidang keagamaan khususnya pemberdayaan permpuan” kata Abdurrosyid. “YKM dan Hikmat Muslimat harus lebih intens dalam berkontribusi membangun bangsa melalui Roudhotul Athfal, Majlis Taklim dan pemberdayaan ekonomi umat bidang pelatihannya. Karena perempuan adalah pilar bangsa ” imbuh Abdurrosyid.

Shanti Maharanti selaku Ketua Anak Cabang Muslimat NU Kecamatan Magelang utara yang didaulat sebagai penceramah bertema Nuzulul Qur’an menegaskan bahwa “Al Qur'an adalah solusi atas semua masalah dalam kehidupan. Al Qur'an adalah solusi terbaik dari segala problematika. Al Qur’anul Karim  bukan hanya sebagai pedoman dan petunjuk semata, Tetapi Al Qur'an juga merupakan obat (syifa) semua penyakit dan juga maqbul doa serta memperoleh Taufiq dan hidayah” terangnya. Shanti mengakhiri tausiyahnya dengan berpesan kepada seluruh jam’ah agar menghiasi rumahnya dengan bacaan Al Qur'an, dan juga menganjurkan agar semua anggota muslimat membuat kurikulum Qur'an ditiap-tipa rumahnya. IsyaAllah semua masalah ada solusi karena Rohmat dan barokah Al Qur’an turun ke rumah-rumah yang penghuninya selalu melantunkan ayat-ayat Allah.

Dalam kesempatan itu selian Ketua Muslimat NU Kota Magelang  Watinah dan Kasi Bimas Islam Kankemanag Kota Magelang berkenan menyerahkan zakat infaq secara simbolis kepada anggota anak ranting  yang termasuk mustahik. (Shanti/HS).