Tanamkan Akhlak Mulia Rasulullah, Kemenag Demak Gelar Pengajian

Demak – Untuk meneladani dan menanamkan akhlak mulia Rasulullah kepada para pegawai, Kemenag Demak menyelenggarakan pengajian dalam rangka peringatan Hari Santri 2021 dan Maulidur Rasul Muhammad SAW, Selasa (19/10/2021)

Umat Islam memperingati Maulid Nabi atau hari kelahiran Nabi Muhammad SAW pada setiap tanggal 12 Rabiul Awal yang tahun ini bertepatan dengan Selasa (19/10/2021). Kata maulid atau milad dalam bahasa Arab berarti hari lahir. Perayaan Maulid Nabi merupakan tradisi yang berkembang di masyarakat Islam.

Umat Islam di Indonesia biasa melaksanakan perayaan maulid dengan cara yang bervariasi. Sebagian daerah merayakannya dengan majelis ilmu dalam bentuk dakwah, pengajian di masjid atau di kantor-kantor.  

Tak terkecuali Kantor kementerian Agama (Kankmenag) Kabupaten Demak Selasa kemarin juga menyelenggarakan pengajian dalam rangka memperingati hari kelaharian Nabi muhmmad SAW. Acara bertempat di aula diikuti oleh seluruh pegawai dan sebagaian pengawas Madrasah dan PAI,  serta mendatangkan seorang dai dari Kecamatan Gajah, KH. Ja’far Shodiq.

KH. Ja’far Shodiq dalam materi ceramahnya menyampaikan tentang 7 sifat mulia yang dimiliki oleh Rasulullah Muhammad SAW. Salah satunya adalah sifat Syadidul Haya, sangat pemalu. Bahwa Rasulullah adalah seorang pribadi yang memiliki sifat sangat pemalu. Yaitu sangat malu apabila tidak melakukan ketaatan pada Allah.

Ja’far Shodiq lalu menjelaskan bahwa rasa malu adalah sumber kebaikan dan pembentuk akhlak mulia.Karena malu merupakan salah satu pangkal keimanan seseoarang. “Betapa tidak, bila seseorang sudah tidak memiliki rasa malu, maka ia berpotensi melakukan berbagai hal yang dilarang agama,” ujarnya.

“Malu tidak disiplin, malu melakukan korupsi, malu tidak menjalankan tugasnya dengan baik, malu datang hanya untuk absen kemudian pergi entah kemana, dan sebagainya” sindirnya kepada para pegawai yang hadir saat itu.

Untuk menarik perhatian, di sela-sela penyampaian ceramahnya Ja’far Shodiq beberapa kali melantunkan Shalawat Nabi yang diiringi grup rebana El-Bita dari UIN Walisongo Semarang. Sehingga nampak para pegawai sangat menikmati dan antusias menyimak setiap materi ceramah yang disampaikan.

Sementara itu,  pada kesempatan sebeleumnya Kepala Kantor, H. Ahamad Muhtadi, dalam sambutannya mengajak para pegawai untuk bisa meneladani sifat-sifat mulia Rasulullah. Karena menurutnya, Rasulullah Muhmmad SAW adalah sosok yang paripurna yang harus dijadikan sebagai Uswah Khasanah bagi seluruh umat Islam.

Tak lupa  ia kembali mengingatkan tentang pentingnya profesionalitas dalam bekerja. “Pahami regulasi yang ada. Bekerjalah sesuai aturan” tegasnya. Ia juga mengajak para pegawai Kemenag Demak agar memahami dan bisa mengimplementasikan lima budaya kerja Kementerian Agama dalam menjalankan tugas dan fungsinya. Ms