Tarawih Keliling (Tarling) Terbatas di Karanganyar, digelar Kembali.

Karanganyar – Tarawih Ukhuwah atau yang lebih dikenal Tarawih Keliling (Tarling) Terbatas digelar oleh Bupati, Juliyatmono dan Wakil Bupati, Robert, Kepala Kementerian Agama Kab. Karanganyar, Wiharso, setelah tahun lalu kegiatan tahunan itu ditiadakan.

Pada kesempatan tarling penutupan di Masjid Gayamdompo, Kamis, 6/5/2021. Usai memimpin shalat tarawih Kepala Kemenag Karanganyar, Wiharso mengungkapkan, ”Tahun ini diperbolehkan Tarawih Keliling setelah tahun lalu ditiadakan. Alhamdulillah di sini sejak awal pandemi belum ada yang terpapar Covid-19, semoga sampai kapan pun tidak pernah ada yang terpapar virus tersebut,” ungkap Wiharso.

Lebih lanjut Wiharso menuturkan Ramadan adalah bulan pendidikan dan banyak keutamaan didalamnya.

“Umat Islam selayaknya memahami keutamaan atau fadhilah dari setiap ibadah yang Allah SWT perintahkan. Bulan suci Ramadhan merupakan kesempatan bagi setiap hamba Allah untuk lebih meningkatkan ketakwaan, dikarenakan bulan ini memiliki beberapa keutamaan atau manfaat,” terangnya.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap warganya, dalam kesempatan itu, Bupati Karanganyar menyerahkan santunan, berupa santunan kepada yatim dan dhuafa disekitar Desa Gayam Dompo.

Pemkab  bersama Kemenag Kab. Karanganyar bersinergi berupaya memberikan bantuan bagi masyarakat yang membutuhkan. Bupati mengimbau, ”agar masyarakat setempat selalu mensyukuri nikmat karena seberapa pun nikmat itu jika disyukuri, akan ditambah oleh Allah Ta’ala. Mari saling mendoakan agar semua kegiatan lancar, sehingga program terlaksana dengan baik,” imbaunya.

Bupati mengajak untuk bersama manfaatkan Ramadhan sebagai sarana meningkatkan kualitas keimanan.

“Ramadhan akan melatih kesabaran, pengendalian diri dari hawa nafsu yang merusak akhlak, serta berupaya mencari rida Allah SWT. Dan saya minta kepada seluruh masyarakat, jangan lengah Corona masih mewabah. Idul fitri ini jadikan moment untuk melahirkan diri dengan semangat baru, dan tatanan baru agar kita segera pulih dari segi pekerjaan, ekonomi dan pendidikan.