Semarang (Humas) – Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Jawa Tengah melalui Tim Kerja Kerukunan Umat Beragama (KUB) menggelar Evaluasi Pelaksanaan Aplikasi Early Warning System (EWS) SI-RUKUN di Eks Karesidenan Surakarta dan Pati secara daring pada Kamis (6/8/2026).
Kegiatan yang bertujuan untuk memperkuat deteksi dini potensi konflik sosial berdimensi keagamaan ini diikuti secara antusias oleh sekitar 600 peserta dari wilayah Karesidenan Surakarta dan Karesidenan Pati, yang terdiri dari para Kasubbag TU, Para Kepala Seksi, Penyelenggara, Penyuluh Agama dan Penghulu.
Dari hasil evaluasi tersebut, Kanwil Kemenag Jateng berharap Para Penyuluh Agama dan Penghulu di lapangan semakin aktif dan responsif dalam memanfaatkan aplikasi EWS SI-RUKUN untuk melaporkan potensi dinamika maupun potensi konflik sosial di wilayah binaannya. Selain itu Peningkatan pemahaman substansial dan administratif juga diharapkan bisa meningkat.
“Keaktifan para penyuluh dan penghulu dalam memanfaatkan EWS SI-RUKUN menjadi garda terdepan untuk menjaga iklim Jawa Tengah tetap kondusif, rukun, dan damai.” Ujar Zaimatul Chasanah selaku Ketua Tim Kerukunan Umat Beragama Kanwil Kemenag Jateng.Melalui evaluasi ini, Kanwil Kemenag Jateng berkomitmen untuk terus mengoptimalkan pemanfaatan teknologi digital demi menghadirkan sistem cegah dini konflik keagamaan yang cepat, tepat, dan terintegrasi hingga tingkat akar rumput.









