Lepas Sambut dan Sertijab Kepala MTsN 2 Pemalang

Pemalang – Sehubungan adanya rotasi jabatan Kepala MTs Negeri 2 Pemalang, pada hari Kamis (28/1) telah terselenggara acara lepas sambut dan serah terima jabatan Kepala MTsN 2 Pemalang dari Imam Sayekti kepada Shobirin di Ruang Pertemuan MTsN 2 Pemalang. Acara dihadiri oleh Kepala Kankemenag Kabupaten Pemalang, Kasi Pendidikan Madrasah, Pengawas Pembina, KKMTs 02, Kepala MIN se-Kabupaten Pemalang, Kepala MTsN se-Kabupaten Pemalang, Kepala MAN Pemalang, jajaran guru dan pegawai dari MTsN 2 Pemalang serta MTsN 2 Pekalongan. Kegiatan juga dihadiri oleh pengurus komite MTsN 2 Pemalang.

Imam telah menjabat sebagai Kepala MTsN 2 Pemalang sejak 2 November 2015. Selama dia memimpin banyak kemajuan di MTsN 2 Pemalang terutama di bidang sarpras. Diantaranya adalah pembuatan gapura di pinggir jalan raya, pelebaran jalan masuk dari jalan raya ke MTsN 2 Pemalang, penambahan daya listrik menjadi 53.000 watt, komputerisasi, penataan tempat parkir, pembuatan lapangan olah raga (bulu tangkis dan bola voli), dan pembuatan ruang sarana penunjang belajar (kegiatan ekstrakurikuler).

Sementara di bidang akademis, diantaranya adalah KSM mapel IPA tingkat provinsi tahun 2018, pembentukan forum kajian ilmiah madrasah (FKIM) sebagai penunjang pengembangan kompetensi guru, dan juara 3 nasional guru berprestasi tahun 2019 serta sebagai penyelenggara webinar seminar pendidikan tingkat nasional tahun 2020.

Dalam sambutannya, Imam mengajak para guru dan pegawai untuk bekerja dengan landasan cinta. Karena dengan landasan cinta maka akan bekerja dengan setulus hati, ikhlas dan maksimal. “Sebagaimana Kahlil Gibran dalam kata bijaknya mengungkapkan jika kamu tidak bekerja dengan cinta, tetapi hanya dengan kebencian, lebih baik tinggalkan pekerjaanmu. Arti penting manusia bukan terletak pada apa yang dia peroleh, melainkan apa yang sangat ia rindukan untuk diraih,” ungkap Imam.

“Kunci sukses seseorang dalam kehidupan adalah bersyukur dan bersabar. Artinya selalu menjadi hamba yang mudah bersyukur dengan kondisi yang ada, dan selalu bersabar dalam menghadapi tantangan hidup. Seorang guru harus bangga menjadi guru. Selalu fokus pada pekerjaannya sebagai guru. Tidak sebaliknya, guru menjadi pekerjaan sambilan. Padahal jabatan adalah amanat dari Allah SWT. Oleh karena itu mari kita laksanakan dengan sebaik-baiknya sebagai bentuk tanggung jawab kita,” sambut Shobirin. 

Kepala Kankemenag, Fahrur Rozi dalam pembinaannya menyampaikan pentingnya mutasi adalah untuk penyegaran agar dapat berinovasi dan melakukan perubahan yang lebih baik dan maju. Mutasi adalah hal yang biasa dalam rotasi jabatan. Oleh karena itu diharapkan kepada Imam Sayekti dan Shobirin agar segera menyesuaikan diri di tempat tugasnya yang baru.

Kepada Shobirin, dia berharap untuk dapat meneruskan program kerja yang lebih baik dan harus ditingkatkan. Kepala yang baru juga perlu mewujudkan inovasi dengan program-program baru. Di era digital seorang kepala harus mampu memaksimalkan IT untuk mem-branding madrasah. Sehingga tampilan wajah MTsN 2 Pemalang akan lebih menarik, lebih tampil mewah dan bermutu. Untuk itu semua guru dan pegawai MTsN 2 Pemalang diharapkan dapat bekerja bersama dengan kepala yang baru dengan memberikan masukan yang positif dalam mendukung program-program inovatif menuju madrasah yang majeng. Fahrur juga mengingatkan kepala madrasah selalu koordinasi dengan instansi terkait.

“Melestarikan kebiasaan lama yang baik-baik, dan mencari hal-hal baru yang lebih baik”, pungkasnya.

Sehari sebelumnya pada tanggal 27 Januari 2021 bertempat di MTsN 2 Pekalongan, Kepala Kankemenag Kabupaten Pekalongan telah menyaksikan serah terima jabatan Kepala MTsN 2 Pekalongan dari Shobirin kepada Imam Sayekti. (utg/fi/rf).