Siswa MTs Tarbiyatul Banin Pati Terus Torehkan Prestasi Tingkat Nasional

Pati – Siswa MTs Tarbiyatul Banin Winong Pati kembali menorehkan prestasi tingkat nasional di bidang sains. Demikian disampaikan oleh Kepala MTs Tarbiyatul Banin Yusuf Hasyim kepada Humas Kemenag Pati via media whatsapp, Senin (22/2/2021)

Yusuf menuturkan, Olimpiade Sains Nusantara ini diselenggarakan oleh Makarim institute, LPP Salman ITB, dan ALC Indonesia. Sebuah olimpiade sains Nasional untuk tingkat SD, SMP dan SMA, yang hasilnya telah diumumkan pada tanggal 19 Februari 2021 kemarin. Puluhan ribu peserta dari seluruh sekolah negeri dan swasta se-indonesia mengikuti olimpiade bergengsi ini sama seperti pelaksanaan OSN Olimpiade Sains Nasional Kemendikbud.

Pelaksanaan Olimpiade digelar serentak seluruh Indonesia secara online, baik siswa maupun guru. Hampir seluruh sekolah dari Sabang sampai Merauke mendaftarkan siswa-siswi terbaiknya. Karena jumlah peserta yang sangat banyak sehingga pada saat perlombaan yang seharusnya dilaksanakan tanggal 12 dan 13 Februari 2021 secara serentak untuk seluruh jenjang baik siswa dan guru itu sempat mengalami kendala yakni perlombaan sempat mengalami error', sehingga ada beberapa cabang lomba yang harus diundur bahkan untuk kategori guru diulang lagi pada awal Maret 2021.

“Dari puluhan ribu peserta itu hanya diambil peringkat Top 100 OSN terbaik untuk setiap mapelnya, dan Alhamdulillah siswa MTs Tarbiyatul Banin bisa masuk Top 100 Olympiade Sains Nusantara tersebut,” tegasnya dengan gembira.

Adapun siswa dari MTs Tarbiyatul Banin, Madrasah Tahfidz dan Sains Winong Pati yang berhasil masuk Top 100 Olympiade Sains Nusantara yang diselenggarakan oleh Makarim Institute, LPP Salman ITB, dan ALC Indonesia tersebut yakni, mapel IPS SMP peringkat 2 (Kayla Nizrina Alifa Kelas 7 Sains dan peringkat 4 (Amalina Syakira Kelas 8 Sains). Sedangkan mapel Matematika peringkat 34 (Muhammad Davva Nabhan Kelas 8 Sains) dan peringkat 37 (Ahmad Azka Al Husni Kelas 7 Sains).

Dalam tahun pelajaran 2020-2021 ini sudah puluhan medali Olimpiade Sains dipersembahkan oleh siswa maupun guru. Semua ini karena ikhtiar dan Ridha Allah SWT.” ungkapnya.

Menurut Yusuf Hasyim, MTs Tarbiyatul Banin yang beralamatkan di desa Pekalongan Winong Pati ini termasuk madrasah yang mengusung branding program unggulan Tahfidz dan Sains. Untuk tahun pelajaran 2021-2022, membuka 5 program kelas yaitu kelas Tahfidz boarding, kelas sains boarding, kelas Tahfidz non boarding, kelas sains non boarding dan kelas reguler keagamaan.

Madrasah ini juga baru saja menyelenggarakan kegiatan Banin Olympiad of Science untuk jenjang SD/MI se-jateng dan DIY sebagai bentuk kontribusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan di masa pandemi ini.

Sementara ditemui Humas secara terpisah, Kepala Kantor Kemenag Kab. Pati Ali Arifin menyampaikan terima kasih dan apresiasinya kepada para siswa dan guru berprestasi yang telah mengharumkan nama madrasah, terutama kepada Kepala madrasah, siswa dan guru pembimbing Sanggar Sains MTs Tarbiyatul Banin yang telah beberapa kali menjuarai perlombaan di tingkat Nasional.

“Terimakasih atas kerja keras bapak ibu pembimbing Sanggar Sains MTs Tarbiyatul Banin sehingga bisa menjuarai berbagai olimpiade sains tingkat Nasional,” ujar Ali bangga.

Kepala Kemenag Pati berharap kepada siswa MTs Tarbiyatul Banin agar belajar lebih lagi dan disiplin dalam berlatih serta berusaha mempertahankan prestasi yang telah diraih, karena setiap siswa dan guru memiliki bakat potensi untuk mengembangkan dirinya dalam meraih prestasi diri dan madrasah. (at/qq)