Madrasah Tarbiyatul Banin Pati Terus Berinovasi dan Berprestasi

Pati – Terobosan penting dilakukan Yayasan Tarbiyatul Banin, Winong, Pati. Madrasah Aliyah dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) yang bernaung di bawahnya telah siap memberlakukan pembelajaran berbasis multimedia.

Rintisan pembelajaran model tersebut telah dilakukan madrasah yang berada di pinggiran Pati itu. Kini madrasah tersebut kian siap dan matang dengan pembelajaran yang sarat teknologi itu setelah berdirinya Balai Latihan Kerja (BLK) Komunitas Tarbiyatul Banin.

“BLK multimedia ini dapat mendukung kami bergerak maju. Apalagi di era pandemi Covid-19 yang menuntut lembaga pendidikan menguasai teknologi dan multimedia,” ujar Kepala MTs Tarbiyatul Banin Yusuf Hasyim kepada Humas Kemenag Pati, Jum’at (12/3/2021).

BLK Komunitas Tarbiyatul Banin diresmikan Bupati Haryanto, Minggu (28/2). BLK merupakan bantuan Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker) 2020.

Yusuf mengemukakan, keberadaan BLK dapat lebih meningkatkan kompetensi keterampilan siswa dan santri Madrasah Tarbiyatul Banin di bidang multimedia. Kemampuan tersebut memberi nilai lebih dari santri madrasah.

“Lulusan Madrasah Tarbiyatul Banin tidak hanya menguasai ilmu agama, tetapi juga terampil dalam bidang teknologi sehingga mampu menjawab perkembangan zaman yang kian cepat,” tandasnya.

Lebih lanjut ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pati ini menjelaskan, sejauh ini siswa dan guru MTs Tarbiyatul Banin banyak meraih prestasi di bidang sains. Tidak hanya level daerah, prestasi dalam kompetisi matematika, IPA, maupun IPS tingkat nasional kerap diraih.

Di bidang multimedia, lanjut dia, MTs Tarbiyatul Banin juga berprestasi. Pada Desember 2020 MTs Tarbiyatul Banin meraih juara II Lomba Video Profil Madrasah/Sekolah se-Jawa Tengah yang digelar LP Ma'arif Jateng.

Sementara saat dikonfirmasi Humas terkait hal tersebut, Kepala Kantor Kemenag Pati Ali Arifin mengakui, madrasah memiliki keunikan dan nilai plus. Selain menguasai ilmu agama, siswanya juga mendapat ilmu umum, termasuk dalam bidang teknologi.

“Persaingan saat ini, baik sekolah umum maupun madrasah relatif ketat. Mereka harus terus berinovasi dan berprestasi agar mampu bersaing,” tuturnya.

“BLK diharapkan mampu menciptakan siswa yang mempunyai skill atau keahlian karena tujuannya memang untuk memberikan tambahan ilmu yang bisa dimanfaatkan di masa depannya. Untuk itu seringkali saya mengingatkan kepada madrasah di bawah naungan Kementerian Agama agar terus berinovasi dan berprestasi,” harap Kakankemenag Pati. (at/qq)