Satpol PP Sidak Pelaksanaan Uji Coba PTM di MTsN 1 Pati

Pati – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Pati melakukan inspeksi mendadak pelaksanaan simulasi pembelajaran tatap muka hari kedua di MTsN 1 Pati, Selasa (6/4).

Salah satu anggota Satpol PP, Imam Kartiko, menilai pelaksanaan simulasi sudah sesuai dengan protokol kesehatan. “Mohon yang sudah berjalan baik ini untuk dipertahankan,” ujarnya. Dalam kesemptan ini,ia memberikan masukan kepada tim satgas MTsN 1 Pati agar terus mengimbau para orangtua untuk tetap menjaga jarak saat melakukan penjemputan.Selain itu, juga memberikan sosialisasi untuk memantau kegiatan anak pada malam hari. “Jam malam berlaku mulai pukul 21.00 , untuk itu orangtua juga harus memperhatikan hal tersebut,” lanjut Imam.

Kepala MTsN 1 Pati, Ali Musyafak, mengatakan bahwa pelaksanaan simulasi PTM di MTsN 1 Pati selama dua hari ini berjalan dengan lancar dan tertib. Ia menjelaskan, siswa yang hadir melakukan simulasi PTM sejumlah 104 siswa, terdiri dari 3 kelas, yakni 7E, 8D, dan 8E. “Satu kelasnya dibagi menjadi 2 ruang, masing-masing ruang terdiri dari 18 anak,” ujarnya.

Saat masuk area madrasah, siswa diwajibkan mengenakan masker dan dilakukan pengecekan suhu badan terlebih dahulu oleh tim satgas covid 19. Selain itu, juga diwajibkan melakukan cuci tangan dan tetap menjaga jarak.

Pelaksanaan PTM di MTsN 1 Pati sendiri berlangsung selama 2 jam atau 4 jam pelajaran. Setiap satu jam pelajaran berdurasi 30 menit dan tidak ada waktu istirahat. Di akhir pembelajaran setiap hari, siswa diwajibkan untuk langsung pulang dan ketika sampai di rumah harus memberikan laporan berupa bukti foto kepada wali kelas masing-masing. “Prokes tetap dijaga ketat sejak anak masuk area madrasah, saat pembelajaran, sampai anak pulang ke rumah masing-masing. Semoga untuk beberapa hari kedepan simulasi di MTsN 1 Pati berjalan sukses tanpa ada kendala yang berarti,” harap Syafak.

Salah satu siswa, Triyani Dzauharotun Nafisah, mengatakan dengan adanya simulasi PTM ini dirinya merasa senang karena lebih bisa memahami materi yang disampaikan oleh guru secara langsung dibanding daring. “Bertemu dengan teman satu kelas juga sangat menggembirakan bagi saya, yang paling penting tetap utamakan protokol kesehatan,” ucapnya. (TiM/at/qq)