MTs NU 07 Patebon Kendal Kuatkan Kerjasama Kelembagaan Berkelanjutan

Kendal – MTs NU 07 Patebon Kendal dalam usianya yang ke-44 telah menorehkan banyak prestasi. Diantaranya, alumninya telah meraih puncak pendidikan, yaitu Dr. H. Ali Murtadlo, M.Ag. dan Dr. Hj. Lutfiyah, M.Si. Keduanya saat ini mengabdikan diri di UIN Walisongo Semarang. Demikian disampaikan Dr.H. Raharjo, M.Ed, Wakil Ketua BP3MNU MTs NU 07 Patebon dalam peringatan hari lahir ke-44 (22/12/2012). Kegiatan harlah tersebut diawali dengan doa bersama yang dipimpin KH. Ahmad Ayuub Nu’man, pengasuh ponpes Al-Itqon yang bersinergi dengan MTs NU 07 Patebon.

Sedangkan prestasi lain menurut Raharjo yang juga mantan Dekan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Walisongo Semarang adalah mendapatkan akreditasi A dengan skor 95 pada Nopember 2021. Hal ini tidak lepas dari arahan dan bimbingan pengawas Bapak Casmito, M. Pd. Prestasi akreditasi A tersebut menjadi kebanggaan bersama, bukanlah produk instan, tetapi telah diperjuangkan melalui liku-liku perjalanan peningkatan mutu setiap standar dari delapan Standar Nasional Pendidikan. Kualitas layanan kepada peserta didik merupakan prioritas utama yang ditempuh melalui berbagai upaya seperti peningkatan keprofesian guru berbasis IT, pembenahan sarana dan prasarana Pendidikan, dan sinergi pembinaan siswa bersama Pondok Pesantren Al-Itqon di bawah asuhan KH. Ahmad Ayyub Nu’man.

Untuk meraih prestasi tersebut, MTs NU 07 Patebon Kendal melakukan penguatan kerjasama kelembagaan secara berkelanjutan. Menurut Kepala MTs NU 07 Patebon Kendal, Siti Simyanah, S.Ag, kerjasama tersebut yaitu dengan Kantor Kementerian Agama, Lembaga Pendidikan Ma’arif NU, Lembaga Pendidikan sepadan yaitu MTs dan SMP, Lembaga Pendidikan input siswa dari MI dan SD, dan Lembaga Pendidikan alumni SMA, SMK, MA, Perguruan Tinggi UPGRIS dan UIN Walisongo, maupun lembaga dan organisasi masyarakat (NU dan lembaga banomnya).

“Selain kerjasama tersebut, dengan para tokoh masyarakat seperti kyai, pakar Pendidikan, pimpinan lembaga pemerintah dan masyarakat diwujudkan dalam berbagai kegiatan rutin dan temporer seperti workshop, pembinaan pegawai, istighotsah, peringatan hari besar, wisata religi, anjangsana keluarga, dan kerjasama dengan orang tua siswa,” tutur Siti Simyanah.

Kemudian para siswa MTs NU 07 Patebon selain dibekali dengan pengetahuan dan ketrampilan, menurut Siti Simyanah juga diberikan pembinaan karakter melalui kurikulum muatan lokal seperti ke-NU-an dan hafalan Al-Qur’an surat-surat pendek, dan melalui kegiatan pengembangan potensi bakat dan minat pada kegiatan-kegiatan ekstrakurikuler seperti seni baca Al-Qur’an, bela diri, rebana, pramuka dan olah raga. Penciptaan atmosfir akademik di madrasah juga menjadi prioritas utama dalam agenda character building guna mewujudkan pembiasaan bertutur kata santun dan berperilaku sopan sesuai syari’at Islam, sekaligus memotivasi semangat belajar peserta didik.(Hr/Sua)