Siswi MAN 1 Pati Raih 10 Besar Duta Moderasi Beragama Tingkat Nasional Pati – Perjuangan Refani Febriosa sebagai perwakilan Duta Harmoni Kabupaten

Siswi MAN 1 Pati Raih 10 Besar Duta Moderasi Beragama Tingkat Nasional

Pati – Perjuangan Refani Febriosa sebagai perwakilan Duta Harmoni Kabupaten Pati berbuah manis. Siswi MAN 1 Pati tersebut berhasil meraih juara favorit kategori “Wisata Budaya Bertalenta” dan masuk sebagai 10 besar Duta Moderasi Beragama tingkat Nasional tahun 2021. Kabar gembira tersebut diumumkan pada malam puncak kegiatan kegiatan Pelatihan Mentoring / Motivator Muda Moderasi Beragama yang diselenggarakan di Bogor (26/11/2021).

Pada acara, Refani melaporkan seluruh implementasi aksinya sebagai Duta Harmoni. Juri-pun cukup tertarik dengan keaktifan Refani di dunia organisasi. Hal inilah yang menjadi nilai tambah untuknya. Dengan aktif berorganisasi, rencana aksi yang ia susun semakin nyata dapat diimplementasikan di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

“Saya merasa senang dan bangga bisa menjadi bagian dari Duta Harmoni. Melalui kegiatan ini saya mendapat banyak ilmu, pengalaman berharga, dan bertemu dengan orang-orang hebat yang sangat menginspirasi. Saya sangat bersyukur bisa membawa nama baik madrasah. Saat ini saya mendapatkan amanah menjadi koordinator kampanye moderasi beragama di Jawa Tengah,” ujar Refani.

Refani mengungkapkan kegiatan mentoring yang ia ikuti sejak tanggal 24-27 November 2021 tersebut sangat mengesankan. Di sana, peserta tidak hanya mendapatkan materi dan melakukan presentasi, namun juga diberi kesempatan untuk menampilkan kebudayaan dari daerah masing-masing. Mereka juga diberi kesempatan untuk saling berdiskusi dan berkolaborasi membuat produk yang berkaitan dengan moderasi beragama.

Perjalanan Refani dalam ajang Duta Harmoni ini cukup Panjang. Tahap awal dimulai sejak bulan Mei 2021. Pada tahap tersebut sebanyak 751 peserta dari seluruh Indonesia mengirimkan proposalnya. Dari proposal yang masuk, disaring 100 peserta yang kemudian dipilih 50 peserta untuk mengimplementasikan rencana aksinya. Kemudian 50 peserta tersebut melaporkan realisasi aksi dan dipilih 10 peserta terbaik untuk menjadi Duta Moderasi Beragama Tingkat Nasional.

“Keberhasilan saya dalam ajang Duta Harmoni tidak terlepas dari doa serta dukungan dari keluarga, madrasah, dan teman-teman semuanya. Meskipun perjalanan lomba sangat Panjang, namun terdapat banyak hikmah yang saya dapatkan. Semoga hal yang sudah saya lakukan bisa bermanfaat bagi banyak orang,” ungkap Refani.

“Saya berharap moderasi beragama tidak lagi disalahpahami dan dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari oleh pelajar maupun masyarakat luas. Meskipun masyarakat kita, jangan jadikan hal tersebut sebagai alasan untuk saling mengabaikan. Mari kita menjalin persatuan, hidup damai, dan saling berdampingan” pintanya. (ar/at)