Sahabat Madrasah : MAN 2 Brebes dan MA Takhassus

MA Takhassus Al-Qur’an Darul Hikmah Temukan Sahabat Baru

Brebes – Bentuk kerjasama antara MA. Takhassus Al-Qur’an Darul Hikmah dengan MAN 2 Brebes, Kamis, 27/01/2022 diselenggarakan kegiatan Sahabat Madrasah dalam bentuk  Sosialisasi Transformasi Kurikulum, SDM, Digitalisasi dan Seni Budaya Dengan menghadirkan 2 narasumber dari MAN 2 Brebes yakni Syamsul Bayan, S. Pd dan Eti Sophia Wijayanti, S. Pd. Bertempat di gedung MA. Takhassus AL-Qur’an,  Banjarsari Desa Manggis Kec. Sirampoq  ini dihadiri oleh pendidik dan tenaga kependidikan dari Madrasah yang  berdiri sekira  delapan bulan ini.

Syamsul Bayan menyampaikan, “Semua harus berawal dari mimpi. Demikian juga yang dilakukan oleh teman-teman di MAN 2 Brebes yang selalu bermimpi menjadi sekolah yang unggul dengan segudang prestasi,” ungkap Syamsul Bayan.

Lebih lanjut guru Fisika yang juga menjabat sebagai Waka Kurikulum ini menyampaikan bahwa dengan diawali dari mimpi inilah maka kemudian semua akan bangun dan bergerak untuk dapat mewujudkan impiannya tersebut. Demikian juga mimpi tentang MANDUBES yang ingin menjadi madrasah Riset dan itu akhirnya terwujud setelah disahkannya MANDUBES sebagai madrasah riset oleh Kepala Kementrian Agama Provinsi Jawa Tengah melalui sertifikat bernomor 5057/ Kw.11.21/PP.00/08/2021 tertanggal 10 Agustus 2021.

“Selain pentingnya mimpi, Brand bagi sekolah baru sangat penting, begitu juga bagi MA. Takhassus Al-Qur’an Darul Hikmah membutuhkan pengakuan dari masyarakat. Nilai penting brand bagi sebuah madrasah baru adalah menjadikan dirinya mempunyai nilai pembeda sbagai salahsatu keunggulan di banding madrasah lainnya sehingga lebih mudah dikenal oleh masyarakat dan menjadi market tersendiri,” tambah Syamsul Bayan.

Lebih jauh mejelaskan sebagai madrasah baru, MA. Takhassus Darul Hikmah sudah memiliki brand, yakni  madrasah khusus bagi  penghafal al-Qur’an. Dan brand inilah yang harus dikenalkan kepada masyarakat. Sehingga setiap kali masyarakat mendengar MA. Takhassus Al-Qur’an Darul Hikmah maka yang terbetik adalah madrasahnya para penghafal al-Qur’an dan itu adanya di Banjarsari Manggis Sirampog Brebes.

Selain menyampaikan dua hal tersebut, Syamsul Bayan juga menjelaskan tentang pentingnya pemetaan SDM di sekolah dan pentingnya pemanfaatan IT untuk mempermudah pembelajaran.

Sementara Ety Sophia Wijayanti  setalitiga uang dengan Syamsul Bayan, “Pentingnya pemanfaatan media sosial untuk pembelajaran,  memantau siswa-siswinya, dan dan memepermudah kerja sama dalam proses kegiatan belajar mengajar,” ujar perempuan yang mengajar Bahasa Indonesia dan sebagai Waka Kesiswaan di MANDUBES.

“Dengan berfokus pada tujuan dan  kerjasama tim  menjadi hal penting bagi keberhasilan sebuah program, mengingat tidak semua kegiatan yang kami rancang dapat berjalan dengan mulus, banyak sekali hambatan dan rintangan yang sering muncul, bahkan dari teman kami sendiri juga  terkadang memandang sebelah mata, namun hal itu tak  membuat kami patah semangat,” lanjut Eti.

Kegiatan sharing yang diinisiasi oleh MA Takhassus Al-Qur’an Darul Hikmah  merupakan langkah pertama perwujudan kerjasama antara MA. Takhassus Al-Qur’an dengan MAN 2 Brebes melalui program Sahabat Madrasah.

Dalam sambutannya, Kepala MA Takhassus Darul Hikmah, Drs. Abdul Wahid  menjelaskan bahwa kerjasama  madrasah negeri dan madrasah swasta guna mensukseskan program Sahabat Madrasah, dimana bagi MA Darul Hikmah membutuhkan bimbingan dan arahan. KH. Rozikin Zuhri selaku ketua Yayasan berharap dengan siswa tinggal di pesantren, siswa MA dapat lebih fokus dalam hafalan al-Qur’annya, lebih terdidik akhlak serta budi pekertinya, hasil ini sesuai dengan visi misi  MA Takhassus Al-Qur’an Darul Hikmah yakni  “Menjadikan Al-Qur’an Sebagai Sumber Ilmu Pengetahuan Untuk Prestasi,  Unggul dan Berakhlakul Karimah”.(Lili H-Hid/Sua)