Musta’in Ahmad Kunjungi Demak, Tinjau Bakal Lokasi Asrama Haji dan Berikan Pembinaan ASN

Demak – Kepala Kanwil Kemenag Jawa Tengah, H. Musta’in Ahmad, didampingi Kepala Kemenag Demak beserta Kasi Penyelenggara,  pagi itu bersama Bupati Demak, Hj. Eisti’anah meninjau lokasi  yang ditawarkan Pemerintah Daerah Kabupaten Demak untuk pembangunan Asrama Haji Jawa Tengah, Kamis (13/01/2022).

Lokasi berada persis di sebelah utara Jalur Pantura Semarang – Demak dekat exit tol yang saat ini dalam proses pengerjaan. Lahan seluas 10,2 hektar yang saat ini masih berupa tambak itu masuk  dalam wilayah Dukuh Daleman, Desa Gemulak, Kecamatan Sayung.

Kesediaan Pemerintah Demak menghibahkan lahan seluas itu tak lepas dari hasil komunikasi yang baik antara H. Ahmad Musta’in serta Kepala Kemenag Demak, H. Ahmad Muhtadi, dengan Bupati Demak sejak Agustus tahun lalu.      

“Alhamdulillah, setelah mendapat dukungan dari pihak DPRD Demak dan dorongan dari para alim ulama, kami memutuskan menghibahkan lahan ini kepada Kementerian Agama untuk pembangunan Asrama Haji Jawa Tengah,” ungkap Bupati Demak saat berbincang dengan Kakanwil di lokasi.  Ia berharap dengan adanya Asrama Haji Jawa Tengah di wilayahnya itu akan  membawa dampak positif bagi peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Demak.   

Menanggapi hal tersebut, Musta’in, begitu biasa disapa, menyampaikan banyak terimakasih. Ia menjelaskan bahwa pembangunan asrama haji yang diidamkannya itu adalah dalam rangka untuk memberikan pelayanan sebaik- baiknya kepada para calon jemaah haji Jawa tengah.

“Asrama Haji Donohudan yang selama ini kita gunakan adalah milik Pemprov. Jawa Tengah. Dari segi fasilitas belumlah memadai. Oleh karena itu kita bertekad,  kalau kita punya asrama haji sendiri akan kita bangun setara bintang tiga,” ungkapnya bersemangat.

Pembinaan ASN di Madrasah

Usai kegiatan peninjauan, Musta’in melanjutkan kegiatannya memberikan pembinaan kepada ASN di MTsN 6 dan MTsN 5 Demak.  Di dua madrasah yang berbeda itu, ia menyampaikan banyak hal. Namun benang merahnya adalah memotivasi para guru dan warga madrasah untuk bertransformasi, yaitu merubah diri menuju yang lebih baik.  Sejalan tema Hari Amal Bakti Kemenag (HAB) tahun ini, Transformasi Layanan Umat.

Menurut penjelasannya, bahwa semangat di tahun 2022 ini adalah transformasi layanan umat.  Dan salah satu dari Tujuh Program Prioritas Kemenag  adalah Transformasi Layanan Digital.  Menurutnya layanan di Kemenag sudah harus bergerak dari layanan manual/layanan tradisional,  menjadi layanan digital.

“Bukan itu saja, layanan digital yang kita lakukan harus terus bertransformasi menyesuaikan dengan perkembangan yang ada. Untuk mengejar ketertinggalan kita tidak cukup dengan berlari kencang namun harus melompat,” ajaknya. Transformasi seperti itulah yang secara teknis sedang digarap oleh Kemenag menuju madrasah digital, tambahnya.

Nampak sekali, apa yang disampaikan orang nomor satu di Kemenag Jawa Tengah itu bisa diterima dengan baik oleh para peserta pembinaan. Terbukti di dua tempat yang berbeda ia selalu bisa membawa suasana selalu hidup kendati waktu  beranjak sore. Ini tak lepas dari jurus guyonan yang sesekali ia lontarkan.(msr/rf).