Peringati Isra’Mi’raj, MTsN 1 Pati Gelar Ngaji Noto Ati

Peringati Isra’Mi’raj, MTsN 1 Pati Gelar Ngaji Noto Ati

Pati – MTsN 1 Pati menggelar peringatan Isra’ Mi’raj dengan tema “Ngaji Noto Ati” bersama K.H. Ahmad Asnawi Kudus, pada Jumat (4/3). Acara yang berlangsung di Green Hall madrasah dihadiri oleh guru, pegawai, dan komite MTsN 1 Pati dengan menerapkan protokol kesehatan ketat. Selain K.H. Ahmad Asnawi, dalam peringatan Isra’ Mi’raj di MTsN 1 Pati juga dihadiri oleh Habib Mahdi Naufal bin Yahya dari Jepara.

Peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW. diawali dengan pelaksanaan shalat Isyraq dan shalat Dhuha, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan doa dan mauidhoh hasanah oleh K.H. Ahmad Asnawi.

Dalam Mauidhoh hasanah, K.H. Ahmad Asnawi menyebutkan bahwa peristiwa Isra’ Mi’raj merupakan sebuah peristiwa besar dalam sejarah kehidupan manusia yang Allah SWT. buat, mulai bumi diciptakan hingga kiamat datang. “Ini peristiwa yang sangat amat luar biasa karena semua perkembangan yang ada di muka bumi, baik urusan duniawiyah apalagi ukrawiyah itu semua diawali dengan peristiwa Isra’ Mi’raj,” tutur K.H. Ahmad Asnawi.

Dari peristiwa besar inilah, Allah hanya mengisyarohi dengan satu ayat, yang terdapat dalam surat Al-Isra’ ayat 1. “Subahaanallaziii asroo bi’abdihii lailam minal-masjidil-haroomi ilal-masjidil-aqshollazii baarokhnaa haulahuu linuriyahuu min aayatinaa, innahuu huwas-samii’ul-bashir,” terangnya.

K.H. Ahmad Asnawi menambahkan, melalui Isra’ Mi’raj muncullah wahyu terbesar di mana Nabi Muhammad SAW. menerima perintah-melaksanakan shalat lima waktu-untuk yang pertama kalinya. “Manfaat terbesar Isra’ Mi’raj ialah pengambilan wahyu ibadah terbesar, yaitu shalat lima waktu,” jelasnya. 

Dalam kesempatan ini, K.H. Ahmad Asnawi juga berpesan agar manusia mau memposisikan dirinya dengan sifat Abdullah karena orang tersukses yang hidup di muka bumi adalah orang yang mampu mempertahankan sifat tersebut sampai wafat.

“Ketika manusia memposisikan dirinya pada sifat Abdullah, maka tidak ada kezholiman,  merugikan orang lain, kesombongan. Tidak ada tujuan yang tidak baik dalam hidupnya, karena tahu kita ini hanya Abdullah, ‘hamba Allah’. Sifat Abdullah adalah sifat hakiki dari manusia dan Rasulullah paling senang ketika dipanggil Abdullah,” imbuhnya.

Ali Musyafak, Kepala MTsN 1 Pati, mengungkapkan rasa syukurnya karena dapat bertemu dengan para alim dan habaib dalam rangka Isra’ Mi’raj Kanjeng Nabi Muhammad SAW.

“Alhamdulillah, bisa bertemu ngalap berkahnya para Alim dan Habaib dalam rangka Isra’ Mi’raj Kanjeng Nabi Muhammad SAW,” ungkap Ali Musyafak. Ia juga berharap agar kegiatan ini membawa keberkahan bagi keluarga besar MTsN 1 Pati. “Semoga mbarokahi kita semua, aamiin,” pungkasnya.(TiM_at/Sua)