081128099990

WA Layanan

081393986612

WA Pengaduan

Wartawan Senior Suara Merdeka hingga Biro HKP Kemenag RI Bantu Tingkatkan Kompetensi Humas Kemenag Jateng

Picture of Team Humas Jateng

Team Humas Jateng

Semarang (Humas) – Dalam rangka memperkuat peran dan kapasitas kehumasan di lingkungan Kementerian Agama, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah menggelar kegiatan Peningkatan Kompetensi dan Profesionalitas Humas pada Rabu (8/10/2025) di Gedung Puspenkom Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Tengah.

Kegiatan ini diikuti oleh peserta internal yang terdiri atas 6 bidang, 4 bimas, dan 10 tim kerja Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Tengah. Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Bagian Tata Usaha (Kabag TU) Wahid Arbani, didampingi oleh Ketua Tim Humas dan Protokol, Sarip Sahrul Samsudin, serta Ketua Tim Umum dan Rumah Tangga, Linda Supriyanti.

Setelah acara dibuka, kegiatan dilanjutkan dengan pemberian materi. Narasumber pertama disampaikan oleh Setiawan Hendra Kelana, wartawan senior Suara Merdeka. Dalam paparannya, Setiawan menjelaskan dasar-dasar penulisan berita, mulai dari teknik straight news hingga features dan reportase lapangan.

“Status, unggahan, atau berita apa pun harus mengandung informasi yang lengkap. Begitu peristiwa terjadi, langsung kita tulis dan unggah. Itulah yang disebut straight news,” jelasnya.

Ia juga memperkenalkan konsep features atau soft news yang mengandung unsur human interest, serta pentingnya memahami psikologi pembaca agar berita tidak hanya informatif, tetapi juga menarik dan menyentuh sisi emosional pembaca.

Memasuki sesi kedua, Rizky Azandika, Konsultan Media dari Biro Humas dan Komunikasi Publik (HKP) Kemenag RI, bersama Fadhillah Hafidzan, memberikan materi tentang desain grafis dan fotografi kehumasan.

Dalam materinya, Rizky menekankan pentingnya memahami esensi dan tujuan desain komunikasi visual.

“Desain bukan sekadar indah, tapi harus punya makna. Pahami pesan yang ingin disampaikan, tentukan target audiens, dan pastikan desain sesuai konteks, apakah untuk edukasi, branding, atau publikasi,” terangnya.

Ia juga menjelaskan prinsip dasar desain seperti keseimbangan (balance), kesatuan (unity), penekanan (emphasis), irama (rhythm), dan tipografi (typography). Selain itu, Rizky menambahkan tips pewarnaan ideal untuk karya visual humas, yakni 60–70% warna primer dan 20–10% warna tersier.

Lebih lanjut, Rizky menyampaikan arahan dari Kepala Biro HKP Kemenag RI agar desain publikasi Kemenag lebih menonjolkan aspek pelayanan masyarakat.

“Desain Kemenag tidak harus selalu menampilkan pejabat. Justru, tampilkan sisi kemanusiaan dan pelayanan publik. Bila pun ada pejabat, tampilkan di slide kedua atau berikutnya,” ujarnya.

Sesi berikutnya diisi oleh Fadhillah Hafidzan yang memaparkan materi tentang fotografi kehumasan. Ia menunjukkan sejumlah contoh hasil foto dengan komposisi yang baik serta menekankan pentingnya pencahayaan dan fokus.

“Yang penting foto harus terang dan fokus. Biasanya saya ambil dari arah kanan, tengah, dan kiri. Ambil juga variasi close up dan wide agar hasilnya dinamis,” pesannya.

Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan mampu meningkatkan keterampilan jurnalistik, desain, dan fotografi secara terpadu. Peningkatan kompetensi ini diharapkan akan memperkuat peran Humas Kanwil Kemenag Jateng dalam menyajikan informasi yang berkualitas, komunikatif, dan berorientasi pada pelayanan publik. (hilman najib)

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Email
Print