Semarang (Humas) – Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah menyelenggarakan kegiatan bertajuk “Sinergi Membangun Talenta ASN Unggul dalam Mendorong Inovasi dan Pengembangan Organisasi” pada Kamis (9/10/2025) bertempat di Auditorium Majeng. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kabiro SDM Kemenag RI Wawan Djunaedi, Kakanwil Kemenag Provinsi Jawa Tengah Saiful Mujab, serta Kabag TU Wahid Arbani, dan diikuti oleh para Kabid, Pembimas, serta Kasubbag TU Kemenag Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah.
Dalam laporannya, Kabag TU Kanwil Kemenag Jateng Wahid Arbani menyampaikan bahwa hingga saat ini jumlah ASN di lingkungan Kemenag se-Jawa Tengah terus bertambah signifikan. “Tercatat sudah ada sekitar 2.030 orang CPNS dan 1.084 orang PPPK, belum termasuk 882 PPPK optimalisasi yang akan datang,” ujarnya. Data tersebut menjadi potret penting dalam manajemen SDM Kemenag untuk terus meningkatkan kualitas ASN di tengah dinamika birokrasi modern.
Sementara itu, Kakanwil Kemenag Provinsi Jawa Tengah Saiful Mujab dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran Kabiro SDM Kemenag RI yang memberikan pembinaan kepada jajaran Kanwil Kemenag Jateng. “Kami memiliki sekitar 30 ribu pegawai ASN di lingkungan Kemenag Jawa Tengah. Di era sekarang, ada beragam jenis ASN seperti PPPK penuh waktu (full time), paruh waktu (part time), optimalisasi, dan non-optimalisasi. Ini menjadi tugas bagi Kanwil untuk memahami serta menangani setiap perbedaan karakteristik ASN tersebut secara tepat,” tutur Saiful.
Kakanwil juga menekankan pentingnya kolaborasi dan inovasi ASN dalam mendorong kinerja organisasi agar lebih adaptif terhadap perubahan zaman.
Dalam kesempatan tersebut, Kabiro SDM Kemenag RI Wawan Djunaedi menegaskan bahwa seorang pejabat manajerial harus memiliki mental tangguh dan siap menghadapi berbagai dinamika birokrasi. “Menjadi pejabat itu harus tahan banting. Saya dan Pak Kakanwil adalah contohnya. Dalam urusan mutasi dan rotasi jabatan, kita harus siap, tidak boleh baper atau sakit hati. Jabatan hanyalah amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab,” tegasnya.
Wawan juga memaparkan data nasional terkait komposisi ASN Kemenag yang tercatat dalam Sistem Informasi Manajemen SDM (SIM SDM). “Hingga posisi terakhir, jumlah pegawai Kemenag di Indonesia mencapai 339.715 orang, dengan komposisi 36% PPPK, 5% CPNS, dan 59% PNS. Angka ini belum termasuk tambahan dari program optimalisasi yang tadi disebutkan oleh Pak Kakanwil,” jelasnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh ASN Kemenag di Jawa Tengah semakin memperkuat komitmen dalam membangun talenta unggul yang inovatif, berintegritas, dan siap menjadi motor penggerak pengembangan organisasi menuju Kemenag yang adaptif dan berdaya saing tinggi. (hilman najib)









