081128099990

WA Layanan

081393986612

WA Pengaduan

Perkuat Kerukunan, Kemenag Jateng Akselerasi Layanan EWS SI-RUKUN di Blora

Picture of Team Humas Jateng

Team Humas Jateng

Blora (Humas) – Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah melalui Tim Kerukunan Umat Beragama (KUB) menggelar asistensi implementasi Early Warning System (EWS) bagi para Penyuluh Agama dan Pemghulu di Aula Kantor Kemenag Kabupaten Blora, Rabu (26/8/2026). Langkah ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan Kanwil Kemenag Jateng untuk memperkuat kapasitas penyuluh dalam mendeteksi dan merespons potensi dinamika sosial keagamaan sejak dini. Dalam kesempatan tersebut, Kepala Kan Kemenag Kabupaten Blora Roziqun menyampaikan  agar para penyuluh dan penghulu dengan payung IPARI dan APRI bersama-sama kompak kuatkan deteksi dini dengan memperluas relasi dan lebih banyak mendengarkan informasi dari masyarakat. Serta serius menindaklanjuti hasil evaluasi implementasi EWS Si Rukun agar sebelum Oktober Kabupaten Blora sudah mencapai 100% teregister dalam Aplikasi Si-Rukun. Dalam waktu yang sama Ketua Tim KUB Kanwil Kemenag Jateng, Zaimatul Chasanah, menyampaikan apresiasi atas tren positif partisipasi penyuluh di Blora yang terus meningkat hingga ahir Agustus 2026 ini. Ia mendorong agar  momentum akselerasi dan asistensi hari ini menjadi aksi nyata hingga seluruh penyuluh telah teregistrasi dalam sistem EWS. “Peningkatan partisipasi aktif seluruh penyuluh sangat krusial untuk memperkuat jaringan deteksi dini di lapangan. Penyuluh berada di garis depan interaksi masyarakat, sehingga peran mereka sangat strategis sebagai simpul informasi dan penjaga kedamaian,” ungkap Zaimatul. Ia juga memuji iklim keberagaman di Kabupaten Blora yang senantiasa harmonis. Menurutnya, suasana rukun dan damai yang telah terbangun perlu terus dirawat melalui penguatan komunikasi, pemantauan berkala, serta kolaborasi antarpihak. Melalui pendampingan ini, para penyuluh dibekali pemahaman teknis agar semakin mahir memanfaatkan EWS SI-RUKUN sebagai instrumen penguat kerukunan di wilayah binaan masing-masing, sekaligus menjaga kondusivitas daerah secara berkelanjutan.
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Email
Print