Kudus (Humas) – Dalam upaya mendongkrak mutu pendidikan dan memperkuat integritas tenaga kependidikan, Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah, Saiful Mujab memberikan pembinaan prestasi bagi Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) di MTsN 1 Kudus, Kamis (18/6/2026).
Acara yang berlangsung khidmat di Ruang Guru tersebut dihadiri oleh jajaran pimpinan, dewan guru, serta seluruh staf administrasi MTsN 1 Kudus. Pembinaan ini bertujuan untuk menyamakan visi, memperkuat komitmen, serta memacu inovasi demi mempertahankan posisi MTsN 1 Kudus sebagai salah satu madrasah unggulan dan lumbung prestasi di Jawa Tengah.
Dalam arahannya, Kakanwil Kemenag Jateng, Saiful Mujab, menekankan pentingnya pentingnya empat kompetensi guru, yakni kompetensi pedagogik, kompetensi profesional, kompetensi sosial dan kompetensi kepribadian.
”Saya juga berterimakasih ruang guru MTsN 1 Kudus ini sudah ditata dengan baik. Kompetensi Sosial dan Kepribadian kurang dipacu, ternyata yang punya efek moral itu di ruang guru. Maka saya sering mengkritisi Kepala Madrasah untuk pembenahan ruang gurunya,” jelas Kakanwil.

Adaptasi teknologi dan transformasi digital dalam dunia pendidikan madrasah saat ini juga menjadi perhatiannya. Menurutnya, GTK madrasah tidak boleh hanya menjadi penonton perubahan, melainkan harus menjadi penggerak utama.
“Menjadikan sekolah berprestasi dasarnya adalah niat dan rasa memiliki. Seperti yang telah diraih oleh MTsN 1 Kudus selama ini adalah modal besar untuk memberikan yang terbaik bagi anak didik. Namun, tantangan ke depan akan jauh lebih dinamis. Guru zaman sekarang tidak hanya dituntut untuk transfer ilmu, tetapi juga harus mampu membentuk karakter yang berakhlakul karimah, mandiri, dan berprestasi di era digital,” ujar Saiful Mujab.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga lima nilai budaya kerja Kementerian Agama: integritas, profesionalitas, inovasi, tanggung jawab, dan keteladanan. Budaya kerja inilah yang dinilai menjadi fondasi utama dalam menciptakan iklim pendidikan yang sehat dan kompetitif.
Ada beberapa poin strategis yang ditekankan oleh Kakanwil dalam pertemuan tersebut untuk menjaga tren positif prestasi madrasah, yakni Meningkatan Kompetensi Guru, Menguatkan Karakter Siswa dan memberikan Pelayanan Prima dalam administrasi sehingga tata kelola madrasah semakin transparan, akuntabel, dan dengan berbasis teknologi dapat mendukung kenyamanan belajar-mengajar siswa.

Sementara itu, Kepala MTsN 1 Kudus, Rodliyah menyambut baik dan menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran serta arahan langsung dari Kakanwil Kemenag Jateng. Pihaknya berkomitmen untuk segera menindaklanjuti poin-poin pembinaan tersebut demi membawa MTsN 1 Kudus ke level yang lebih tinggi.
”Semoga kehadiran bapak Kakanwil membawa menjadi energi positif dan menambah semangat kami untuk menjalankan tugas yang berimbas pada capaian prestasi madrasah MTsN 1 Kudus,” ucapnya.
Disampaikannya bahwa pada pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA), MTsN 1 Kudus menempati peringkat pertama tingkat SMP/MTs se Kab. Kudus. ”Ruang guru kami juga merupakan tindak lanjut dari arahan bapak Kakanwil yang dulu pernah menghendaki jika ruang guru harus dinamis,” terangnya.
Acara pembinaan diakhiri dengan sesi dialog interaktif antara Kakanwil dan para guru, yang berlangsung hangat dan penuh motivasi sehingga seluruh civitas akademika MTsN 1 Kudus dapat terus melahirkan generasi madrasah yang unggul, berprestasi, dan mendunia. Selain pembinaan GTK di MTsN 1 Kudus, Kakanwil juga melakukan peresmian Lab. Tata Busana dan Kantin Literasi. (s)










