Kebumen (Humas) — Pembimbing Masyarakat (Pembimas) Buddha Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah, Karbono, menghadiri peresmian purna pugar Vihara Dharma Subeksi, Kabupaten Kebumen, Minggu (30/8/2026). Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan dengan dihadiri lebih dari 600 tamu undangan.
Peresmian tersebut turut dihadiri oleh Y.M. Bhikkhu Jagaro Mahathera, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen, para Ketua Majelis, Ketua Vihara se-Kabupaten Kebumen dan Banyumas, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta umat Buddha dari berbagai wilayah.
Purna pugar Vihara Dharma Subeksi menjadi momentum penting bagi umat Buddha di Kabupaten Kebumen. Selain menandai selesainya proses pembenahan dan peningkatan sarana prasarana vihara, kegiatan ini juga menjadi wujud semangat gotong royong dan kebersamaan umat dalam menjaga keberadaan tempat ibadah sekaligus pusat pembinaan kehidupan keagamaan.
Dalam rangkaian kegiatan, dilaksanakan pula penandatanganan prasasti peresmian purna pugar Vihara Dharma Subeksi sebagai penanda resmi selesainya proses purna pugar. Penandatanganan prasasti tersebut menjadi bagian penting dari sejarah perjalanan Vihara Dharma Subeksi sekaligus simbol komitmen bersama untuk menjaga dan memanfaatkan vihara secara berkelanjutan.
Dalam kesempatan tersebut, Karbono menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam proses purna pugar Vihara Dharma Subeksi. Menurutnya, keberhasilan pembangunan dan pembenahan tempat ibadah tidak terlepas dari semangat kebersamaan, kepedulian, serta gotong royong umat Buddha bersama berbagai elemen masyarakat.
”Ini merupakan simbol kebersamaan dari semua pihak baik donatur, masyarakat, aparat yang bekerjasama untuk mewujudkan rumah ibadah yang aman dan menyenangkan,” ungkap Karbono.
Karbono berharap dengan selesainya purna pugar, Vihara Dharma Subeksi dapat semakin optimal dalam memberikan pelayanan dan pembinaan kepada umat Buddha. Keberadaan sarana dan prasarana yang semakin baik diharapkan dapat mendukung berbagai kegiatan keagamaan, pendidikan, pembinaan generasi muda, serta kegiatan sosial kemasyarakatan.
Lebih lanjut, Karbono berharap Vihara ini dapat menjadi pusat pengembangan 4 pilar kehidupan umat, yang pertama untuk peningkatan ibadah, yang kedua bisa digunakan untuk kegiatan-kegiatan sosial, yang ketiga Vihara bisa memberdayakan ekonomi kreatif, dan yang keempat Vihara itu bisa menjadi pilar kehidupan di bidang pendidikan.
Peresmian purna pugar Vihara Dharma Subeksi juga menjadi momentum untuk memperkuat hubungan dan komunikasi antarmajelis, pengurus vihara, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta umat Buddha di wilayah Kabupaten Kebumen dan Banyumas. Kehadiran lebih dari 600 tamu undangan mencerminkan tingginya semangat kebersamaan dan dukungan terhadap perkembangan kehidupan umat Buddha di wilayah tersebut.
Dengan telah selesainya purna pugar dan ditandatanganinya prasasti peresmian, Vihara Dharma Subeksi diharapkan semakin menjadi tempat yang representatif bagi umat untuk mendalami dan mengamalkan Dhamma, sekaligus menjadi ruang yang menumbuhkan kedamaian, persaudaraan, kerukunan, dan keharmonisan di tengah masyarakat.









