Semarang (Humas) — Ada cara unik dan mudah diingat dalam pelatihan penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) bagi pegawai Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah. Melalui metode “Sahrini CETAR”, pegawai diajak memahami langkah-langkah penggunaan APAR secara cepat, tepat, dan aman.
Kegiatan diawali dengan apel pagi yang dilanjutkan pembinaan oleh Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Jateng, Hidayat Maskur, Senin (24/8/2026). Dalam arahannya, Hidayat mengimbau seluruh pegawai untuk mengikuti pelatihan APAR dengan baik.
Usai apel, pelatihan penggunaan APAR diberikan oleh tim Prasasti Nusantara. Para pegawai mendapatkan penjelasan sekaligus praktik langsung mengenai cara menggunakan APAR untuk menangani kebakaran pada tahap awal.
Untuk memudahkan peserta mengingat tahapan penggunaan APAR, tim mengenalkan jargon “Sahrini CETAR”.
SAH — Segera Ambil APAR
RINI — Rini Berlari Menuju Tempat Api
CE — Cabut Pin Pengaman
T — Tes Tekanan
A — Arahkan ke Titik Api
R — Remas Handle
Jargon tersebut membuat suasana pelatihan lebih menarik sekaligus membantu peserta mengingat tahapan penting saat menggunakan APAR.
Pelatihan juga diisi dengan simulasi, sehingga pegawai dapat mempraktikkan secara langsung cara menghadapi kobaran api dengan menggunakan APAR.
Melalui kegiatan ini, pegawai Kanwil Kemenag Jateng diharapkan tidak hanya mampu menjaga keselamatan diri dan lingkungan kerja, tetapi juga dapat menyalurkan pengetahuan dan menginformasikannya kepada orang-orang di sekitarnya. Dengan demikian, semakin banyak masyarakat yang memiliki pengetahuan dasar untuk menghadapi potensi kebakaran secara tepat dan aman.
Untuk memudahkan peserta mengingat tahapan penggunaan APAR, tim mengenalkan jargon “Sahrini CETAR”.
SAH — Segera Ambil APAR
RINI — Rini Berlari Menuju Tempat Api
CE — Cabut Pin Pengaman
T — Tes Tekanan
A — Arahkan ke Titik Api
R — Remas Handle
Jargon tersebut membuat suasana pelatihan lebih menarik sekaligus membantu peserta mengingat tahapan penting saat menggunakan APAR.
Pelatihan juga diisi dengan simulasi, sehingga pegawai dapat mempraktikkan secara langsung cara menghadapi kobaran api dengan menggunakan APAR.
Melalui kegiatan ini, pegawai Kanwil Kemenag Jateng diharapkan tidak hanya mampu menjaga keselamatan diri dan lingkungan kerja, tetapi juga dapat menyalurkan pengetahuan dan menginformasikannya kepada orang-orang di sekitarnya. Dengan demikian, semakin banyak masyarakat yang memiliki pengetahuan dasar untuk menghadapi potensi kebakaran secara tepat dan aman.







