081128099990

WA Layanan

081393986612

WA Pengaduan

Sejumlah 1.155 Siswa Siap Belaga di OMI Sains Jateng 2026, Kakanwil Kemenag Tekankan Mutu dan Daya Saing Global

Picture of Team Humas Jateng

Team Humas Jateng

Semarang (Humas) — Sebanyak 1.155 siswa dari jenjang MI/SD, MTs/SMP, hingga MA/SMA siap bersaing dalam Olimpiade Sains Madrasah (OMI) Tingkat Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026. Para peserta tersebut merupakan para peraih juara 1, 2, dan 3 dari 11 mata pelajaran yang dilombakan pada OMI Sains Tingkat Kabupaten/Kota.

Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Jawa Tengah, Amin Handoyo, menyampaikan hal tersebut dalam laporan pembukaan OMI Tingkat Provinsi Jawa Tengah di Hotel Grasia Kota Semarang, Jumat (2/10/2026). Ia menjelaskan bahwa tahapan seleksi tingkat kabupaten/kota telah digelar secara daring pada 7–9 September 2026 lalu dengan total partisipasi mencapai 30.470 peserta dari berbagai madrasah dan sekolah umum.

“Hasil seleksi tingkat kabupaten/kota telah diumumkan pada 12 September 2026 melalui kanal resmi Kemenag. Kemudian para pemenang dari 35 kabupaten/kota yang berjumlah 1.155 peserta inilah yang berhak melangkah ke ajang tingkat provinsi,” ujar Amin.

Selain melaporkan kesiapan OMI, Amin Handoyo turut memaparkan sejumlah capaian membanggakan pendidikan madrasah di Jawa Tengah. Salah satunya adalah angka partisipasi kegiatan Survei Lingkungan Belajar (Sulingjar) Tahun 2026 jenjang RA, MI, MTs, dan MA/MAK yang berhasil menempati posisi tertinggi dibandingkan madrasah provinsi lain, dengan capaian 99,73% dari total 10.454 responden kepala dan guru madrasah. Bahkan, terdapat 14 wilayah Kemenag Kabupaten/Kota di Jawa Tengah yang mencatatkan tingkat partisipasi sempurna hingga 100%.

Sebagai bentuk penghargaan atas komitmen dan kinerja tersebut, Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Tengah, Saiful Mujab menyerahkan piagam apresiasi kepada para kepala madrasah berprestasi sekaligus memberikan arahan dan membuka secara resmi ajang OMI Sains Tingkat Provinsi Jawa Tengah 2026.

“OMI tentunya menjadi catatan penting dan strategis bagi kita semua bagaimana kita menyiapkan betul anak-anak kita bisa bersaing secara global, bersaing secara terbuka, bersaing secara transparan di dalam menunjukkan prestasi di dalam dunia akademik,” tegas Kakanwil.

Menurutnya, saat ini Madrasah menjadi satu barometer pendidikan keagamaan di Indonesia oleh karenanya Saiful Mujab mengingatkan kepada seluruh kepala madrasah untuk terus mengukir prestasi di lingkungan Madrasahnya.

“Kepala madrasah harus memikirkan bagaimana siswanya bisa mencapai prestasi yang membanggakan. Kepala madrasah sudah dibebaskan dari tugas mengajar agar berkonsentrasi menghadirkan solusi dan melakukan problem solving demi meningkatkan mutu serta tata kelola manajerial madrasah. Oleh karena itu, saya minta setiap hari Bapak dan Ibu Kepala Madrasah terus berpikir inovatif untuk kemajuan lembaga yang dipimpinnya,” tegas Saiful Mujab.

Acara pembukaan OMI Tingkat Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026 secara resmi ditandai dengan pemukulan gong oleh Kakanwil Kemenag Jateng, Saiful Mujab, didampingi Kepala Bidang Madrasah dan para Ketua Tim Kerja yang kemudian disambut tepuk tangan meriah dari para peserta dan tamu undangan.

Pelaksanaan OMI Sains Tingkat Provinsi Jawa Tengah dijadwalkan berlangsung pada 5–6 Oktober 2026 menggunakan sistem Computer Based Test (CBT) secara online, yang didahului dengan sesi uji coba pada 1–2 Oktober 2026. Soal ujian disiapkan langsung oleh Panitia Pusat. Adapun lokasi ujian dipusatkan pada satu titik lokasi (tilok) di masing-masing kabupaten/kota sesuai arahan Kanwil Kemenag Jawa Tengah.

Partisipasi ini tidak hanya didominasi oleh madrasah (MIN, MIS, MTsN, MTsS, MAN, MAS), tetapi juga diikuti oleh siswa-siswi dari sekolah umum (SDN, SDS, SMPN, SMPS, SMA, SMAS) di Jawa Tengah.

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Email
Print