ASN Harus Berperan Aktif Menjaga Pancasila

Klaten – Meskipun dalam kalender hari Kamis (1/6) merupakan tanggal merah yang berarti hari libur bagi ASN, namun hal tersebut tidak berlaku kali ini di Lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten dan satker madrasah melaksanakan upacara bendera peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2017.

Ini sebagai tindak lanjut dari edaran yang diterima dari Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah, Upacara dimulai pukul 08.00 yang dilaksanakan di halaman Kemenag Klaten yang diikuti seluruh ASN Kemenag Klaten, Kepala KUA beserta staff, Penghulu, Penyuluh, serta Pengawas berjalan dengan tertib dan khidmat.

“Saya mengajak para ulama, ustadz/ah, pendeta, pastor, biksu, tokoh masyarakat, pendidikan, pelaku seni dan budaya, pelaku media berikut jajaran birokrat, TNI, Polri serta seluruh komponen masyarakat untuk berperan aktif menjaga Pancasila sebagai dasar negara dan Ideologi Bangsa Indonesia,” tutur Kasi Pendidikan Madrasah Kemenag Klaten Wahib, selaku pembina upacara saat membacakan sambutan Presiden RI Joko Widodo.

Selanjutnya Wahib meminta menjadikan Pancasila dalam menjaga persatuan dan kesatuan, serta senantiasa mempererat persaudaraan, dengan mengutamakan sikap santun, saling menghormati, saling toleran, dan saling membantu untuk kepentingan Bangsa dan Negara Indonesia, yang menjadi cita-cita serta tujuan dari Pancasila sebagai ideologi dan dasar negara tercinta ini.

Pancasila sebagai dasar negara Republik Indonesia atau disebut juga dengan dasar falsafah negara atau ideologi negara, menunjukkan bahwa Pancasila digunakan sebagai dasar dalam mengatur pemerintahan negara dan penyelenggaraan negara. Kedudukan Pancasila sebagai dasar negara, sebagaimana yang tertuang dalam Pembukaan UUD 1945, merupakan sumber tertib hukum tertinggi yang mengatur kehidupan negara dan masyarakat. Hal ini mengandung makna bahwa Pancasila sebagai kaidah dasar negara bersifat mengikat dan memaksa.

Wahib menambahkan, walaupun dilaksanakan pada bulan puasa Ramadhan, namun ASN Kantor Kementerian Agama Kabupaten Klaten yang mengikuti upacara tetap semangat, mengingat betapa perjuangan para pahlawan revolusi yang telah berjuang dengan segenap jiwa raganya untuk mempertahankan negara Republik Indonesia yang dirongrong dari luar dan dalam negeri.(si_aj/Wul)