Dai Kemenag lakukan bintal di SKPD

Wonogiri – Salah satu tindak lanjut program Gerakan Wonogiri Mengaji (GWM) adalah pelaksanaan kegiatan kajian Islam dan Tahsin pada SKPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Wonogiri bagi pegawai yang bearagama Islam.

Di tahun 2016 di rencanakan akan di laksanakan pada 21 SKPD, untuk tahap awal akan di laksanakan pada Jum’at pagi minggu pertama setiap bulannya dengan penajaman program setiap minggu yang di laksanakan SKPD sendiri.

Bupati Wonogiri dalam edarannya juga mengajak seluruh pegawai/pimpinan SKPD dan pegawai/pimpinan yang ada di jajaran instansi vertikal maupun pemda untuk aktif mengikuti kegiatan siraman rohani/kajian yang telah dirancang dan diupayakan setiap hari Jum’at.

Adapun sebagai penceramah melibatkan para dai dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wonogiri baik Pejabat, Kepala KUA dan penyuluh Agama Islam Fungsional serta di dukung para Asatidz yang ada di Wonogiri.

Hal tersebut di sampaikan dalam acara rapat evaluasi pelaksanaan kajian SKPD Kabupaten Wonogiri tahun 2015 dan kegiatan tindak lanjutnya, Senin (25/01/2015) di Ruang Giri Manik Setda Kab. Wonogiri yang di ikuti para Dai Gerakan Wonogiri Mengaji (GWM). Menurut Kabag Kesra Setda Kab. Wonogiri, Maryanto bahwa urgensi mengaji dan mempelajari kalam suci Al Qur’an menjadi bagian dasar dari upaya meningkatkan iman dan taqwa kita kepada Allah SWT termasuk di dalamnya pada tataran SKPD.

Selain itu menurut Maryanto kegiatan ini di harapkan bisa merubah pola kerja para pegawai /ASN Wonogiri sehingga dapat berkerja dengan baik, melaksanakan tugas sehari-hari sesuai dengan aturan yang ada.

”Untuk itu hidup ini harus ada keseimbangan yaitu keseimbangan jasmani dan rohani, maksudnya otak kita harus cerdas dan tubuh kita harus sehat bugar, hal ini perlu di karenakan pegawai negeri sipil (PNS) adalah pelayan masyarakat yang harus dilaksanakan dengan baik, sehingga masyarakat merasa senang dengan pelayanan sehari-hari yang kita berikan,” tukas Maryanto. (Mursyid_Heri/gt)