DDWK Sebagai Sarana Menambah Keahlian Dalam Bekerja

Kajen-Kantor Kemenag Kabupaten Pekalongan menjadi tempat DDWK (Diklat Di Wilayah Kerja) Penilaian Angka Kredit Bagi Pengawas untuk Pokjawas se Kab/Kota Pekalongan dan Penelitian Tindakan Kelas Bagi Guru Madrasah Tsanawiyah. Kegiatan berlangsung dari (21/02-25/02)  , diikuti oleh 70 peserta. Hadir dalam acara tersebut Kasub Bag TU Kantor Kemenag Kabupaten Pekalongan  Suhaimi Kasub Bag TU dan Tim dari Balai Diklat Keagamaan Semarang yang berjumlah 8 orang.

Acara dibuka oleh Kepala Diklat Keagamaan Semarang diwakili Kasubbag TU Maskuri, dalam sambutannya  menyampaikan  bahwa DDWK ini sangat penting karena terkait dengan bagaimana cara menghitung PAK bagi pengawas madrasah dan tindakan kelas bagi guru MTs.

Kegiatan Diklat Diwilayah Kerja sebagai solusi mempermudah menambah wawasan bagai pegawai dan sarana mempermudah Balai Diklat untuk memberikan informasi pembinaan bagi pegawai. Selanjutnya, ” akan ditindaklanjuti dengan (monev) monitoring dan evaluasi, artinya rencana tindak lanjut DDWK setelah peserta melaksanakan tugas di tempat tugas, hasilnya apakah masih perlu ditindaklanjuti,”ungkap Ketua Tim Dari Balai Diklat.

Dijelaskan lebih lanjut bahwa pelaksanaan kegiatan diklat ini berbeda dengan Diklat Reguler yang selama diadakannya kegiatan, peserta harus menginap di Balai Diklat, sedangkan DDWK disamping peserta bisa melaksanakan tugas kedinasan, juga masih bisa melaksanakan tugas rumah tangga. 

Adapun metode pembelajaran yang dipakai adalah komunikatif, tanya jawab dengan harapan dapat mengatasi permasalahan mengenai PAK.  

Sementara itu, Kasubbag TU Suhaimi, menyampaikan selamat datang pada peserta beserta rombongan dari Balai Diklat Keagamaan, serta permintaan maaf karena Plt Kakankemenag Kab. Pekalongan tidak dapat membuka acara DDWK, sedang ke Semarang menghadiri pelantikan Kepala Tata Usaha Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah.

Dihadapan peserta, Suhaimi mengatakan agar seluruh peserta yang mengikuti diharapkan sungguh-sungguh dalam mengkuti kegiatan DDWK. Pekerjaan pengawas menjadi efektif apabila dilaksanakan melalui perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi hasilnya, sebagai contoh pembuatan PAK Pengawas akan jauh lebih mudah. Dengan mengikuti DDWK harapannya,” semua peserta dapat membuat angka kredit sendiri dengan menghitung angka kredit sendiri, ” ujarnya. (hf/rf).