081128099990

WA Layanan

081393986612

WA Pengaduan

Gerak Cepat, Kemenag Jateng Akselerasi Pencairan PIP Madrasah Tahun 2025

Picture of Team Humas Jateng

Team Humas Jateng

Semarang (Humas) – Melalui kolaborasi intensif dengan Kemenag Kabupaten/Kota di seluruh wilayah Jawa Tengah, Kanwil Kemenag Jateng tengah melakukan langkah-langkah strategis untuk mempercepat pencairan Program Indonesia Pintar (PIP) Madrasah Tahun Anggaran 2025. Sekaligus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pendidikan nasional.

​Upaya ini difokuskan pada sinkronisasi data dan koordinasi teknis agar bantuan dana pendidikan tersebut dapat segera diterima oleh para siswa yang berhak tanpa kendala administratif yang berarti.

​Ketua Tim Kesiswaan Kanwil Kemenag Jateng, Agus Widakdo, menegaskan bahwa pihaknya terus mengawal setiap tahapan proses, mulai dari verifikasi data hingga aktivasi rekening. Kunci dari percepatan ini terletak pada komunikasi dua arah yang lancar antara pihak madrasah dan bank penyalur.

​”Kami selalu berkoordinasi dengan penanggung jawab di madrasah dan bank penyalur sehingga pengaktivasian dan pencairan bantuan PIP Madrasah tahun 2025 bisa dilaksanakan tepat waktu,” ujar Agus dalam keterangannya, Selasa (16/12/2025)

​Langkah ini diambil untuk memastikan tidak ada keterlambatan yang disebabkan oleh kendala teknis di lapangan, sehingga hak-hak siswa dapat terpenuhi sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

​Pencairan bantuan yang tepat waktu bukan sekadar urusan administrasi, melainkan memiliki dampak sosial yang besar. Kepala Bidang Pendidikan Madrasah (Kabid Penmad) Kanwil Kemenag Jateng, Amin Handoyo, menyatakan bahwa PIP merupakan instrumen penting dalam menjaga keberlanjutan pendidikan anak-anak di Jawa Tengah.

​Menurut Amin, bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban ekonomi orang tua siswa, sehingga tidak ada lagi alasan bagi anak-anak untuk berhenti sekolah karena kendala biaya.

​”Besar harapan saya bahwa PIP yang dicairkan tepat waktu di madrasah-madrasah se-Jawa Tengah dapat membantu mengurangi Angka Tidak Sekolah (ATS) di Jawa Tengah,” tegas Amin Handoyo.

​Dengan adanya percepatan ini, seluruh kepala madrasah di Jawa Tengah diimbau untuk segera proaktif dalam mendampingi wali murid saat proses aktivasi di bank. Keberhasilan program ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas SDM di lingkungan madrasah dan memastikan seluruh siswa dapat belajar dengan tenang demi masa depan yang lebih baik.(Sua)

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Email
Print