Kudus (Humas) — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan dunia pendidikan madrasah. Siswa MA Qudsiyyah Kudus, Muhammad Luqmanul Hakim, akan mewakili Indonesia pada ajang Arabic Reading Challenge (ARC) Tingkat Internasional yang akan digelar di Dubai, Uni Emirat Arab, pada Oktober 2026 mendatang.
Muhammad Luqmanul Hakim yang saat ini duduk di kelas XI-C (kelas 2 MA) berhasil mengamankan tiket menuju kompetisi internasional setelah sebelumnya meraih Juara II Arabic Reading Challenge Tingkat Nasional yang diselenggarakan secara online. Prestasi tersebut mengantarkannya sebagai salah satu delegasi Indonesia yang akan bersaing dengan para peserta terbaik dari berbagai negara.
Kepala MA Qudsiyyah Kudus, Muh. Ali Yahya, dalam salah satu unggah melalui akun instagram maqudsiyyah mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya atas pencapaian salah satu peserta didiknya tersebut. Ali Yahya berharap, Luqman mampu memberikan penampilan terbaik selama kompetisi berlangsung. Ia juga memohon doa dari seluruh masyarakat agar siswanya diberikan kesehatan, kelancaran, serta hasil terbaik.
Salah satu Guru BK MA Qudsiyyah, Zidni Ilma Hafi, menambahkan bahwa Muhammad Luqmanul Hakim ini memang salah satu Siswa yang cerdas dan sering menjuarai ajang bergengsi tingkat Provinsi dan Nasional.
“Tahun 2025 kemarin, Luqman pernah juara 1 MQK Tingkat Nasional dalam acara Pustaka Festival Stai Al-Anwar dan juara 2 MQK dalam acara Dzikro PBA Unnes 2025 Tingkat Jateng DIY. Setelah itu, 2026 ini ia pernah juara 2 MQK Tingkat Nasional dalam acara Sharia Academic Competition dan juara 1 Olimpiade Bahasa Arab tingkat Kabupaten Kudus. Kini, ia akan berkompetisi tingkat Internasional tentu kami bangga mendengarnya,” tandasnya.
Keikutsertaan Muhammad Luqmanul Hakim dalam ajang Arabic Reading Challenge Internasional menjadi bukti bahwa madrasah mampu mencetak generasi yang unggul dalam literasi bahasa Arab dan siap bersaing di tingkat global. Prestasi ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi para pelajar madrasah lainnya untuk terus mengembangkan kemampuan, memperluas wawasan, dan mengukir prestasi hingga kancah internasional. (Hilman Najib)












