Semarang — Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyapa para pelatih dan 67 peserta Kafilah Jawa Tengah yang mengikuti Pelatihan Peningkatan Kompetensi Peserta MTQ Nasional XXXI Tahun 2026, Kafilah Jawa Tengah Periode VI (Training Camp), di Semarang, Rabu (2/9/2026).
Dalam sambutannya, Ahmad Luthfi menekankan pentingnya latihan sebagai kunci utama menghadapi persaingan pada MTQ Nasional XXXI. Para peserta diminta memanfaatkan masa training camp untuk menyerap seluruh materi yang diberikan para pelatih.
“90 persen kemenangan itu karena latihan. Kalian adalah duta Jawa Tengah, jadi manfaatkan latihan ini sebaik-baiknya,” ujar Ahmad Luthfi.
Ia juga meminta para pelatih memberikan pembinaan secara maksimal, mengingat para peserta nantinya akan berhadapan dengan kafilah dari berbagai provinsi. Menurutnya, porsi latihan harus menjadi perhatian utama dalam persiapan menghadapi kompetisi.
Ahmad Luthfi menambahkan, keikutsertaan para peserta bukan hanya membawa nama pribadi, tetapi juga menjadi kebanggaan orang tua dan Jawa Tengah. Ia berharap para kafilah mampu meraih prestasi terbaik, bahkan hingga tingkat internasional.
Ketua Umum LPTQ Jawa Tengah yang juga Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin, mengatakan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memberikan perhatian terhadap persiapan kafilah. Ia mengingatkan peserta agar menjaga kekompakan, memanfaatkan waktu pelatihan, serta menyerap ilmu dan pengalaman dari para pelatih.
“Manfaatkan waktu sebaik mungkin, serap ilmu para pelatih, jaga kesehatan, dan tanamkan rasa percaya diri,” kata Taj Yasin.
Menurutnya, Al-Qur’an merupakan pedoman hidup yang dapat menjadi sumber jawaban dalam menghadapi berbagai persoalan. Karena itu, para peserta diharapkan tidak hanya mengejar prestasi, tetapi juga mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an.
Taj Yasin juga berharap Kafilah Jawa Tengah dapat meraih prestasi pada MTQ Nasional XXXI yang digelar di Jawa Tengah. Ia bahkan membuka peluang bagi para peserta untuk melanjutkan prestasi hingga menjadi wakil Indonesia di tingkat internasional.
Sementara itu, Koordinator Pelatih, Sofyan Hadi Musa, mengatakan pelatihan telah memasuki tahap keenam. Fokus pembinaan kini diarahkan pada simulasi penampilan dan penguatan mental peserta agar semakin siap menghadapi perlombaan.
“Fokus kami sekarang simulasi tampil dan penguatan mental agar peserta siap meraih juara,” ungkap Sofyan.
Ia mengatakan seluruh peserta telah dipersiapkan untuk memberikan prestasi terbaik dan mengharumkan nama Jawa Tengah. Selain kemampuan teknis, peserta juga dibekali mental untuk tetap ikhlas dan tidak jumawa dalam berkompetisi.
Kehadiran Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah dalam training camp tersebut diharapkan semakin meningkatkan motivasi para peserta dan pelatih dalam menjalani tahapan persiapan menuju MTQ Nasional XXXI.
Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan penghargaan kepada Bagas Aditama, peserta asal Kabupaten Batang yang meraih Juara I Musabaqah Hifzhil Qur’an (MHQ) Cabang 10 Juz Qira’at Sab’ah pada Pekan Qiraat Internasional.
Prestasi tersebut menjadi motivasi sekaligus bukti hasil pembinaan terhadap para peserta dan hafizh Jawa Tengah. Diharapkan capaian serupa dapat ditorehkan Kafilah Jawa Tengah pada MTQ Nasional XXXI Tahun 2026.









