081128099990

WA Layanan

081393986612

WA Pengaduan

Kakanwil Saiful Mujab Tanam Pohon Mangga: Wujud Ekoteologi dalam Semangat Hari Santri 2025

Picture of Team Humas Jateng

Team Humas Jateng

Kendal (Humas) – Masih dalam rangkaian kegiatan Ro’an dan Semarak Hari Santri Nasional Tahun 2025, Wakil Gubernur Jawa Tengah KH. Taj Yasin Maimoen, bersama Kakanwil Kemenag Provinsi Jawa Tengah Saiful Mujab, melakukan penanaman pohon mangga di lingkungan Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadi’in, Patebon, Kendal, Jumat (17/10/2025).

Aksi ini menjadi simbol kepedulian terhadap lingkungan sekaligus bagian dari implementasi Asta Protas Kemenag, khususnya dalam pilar Ekoteologi, yakni kesadaran ekologis yang berakar pada nilai-nilai keagamaan.

Dalam keterangannya, Kakanwil Saiful Mujab, menjelaskan bahwa penanaman pohon bukan hanya kegiatan seremonial, melainkan bagian dari pendidikan lingkungan berbasis nilai keagamaan.

“Menanam pohon adalah amal jariyah. Pohon yang tumbuh akan memberi manfaat bagi banyak makhluk, memberikan oksigen, menahan erosi, dan menghasilkan buah. Ini sejalan dengan prinsip ekoteologi Kementerian Agama, yakni menjaga bumi sebagai amanah Allah,” terangnya.

Pohon mangga dipilih karena memiliki banyak manfaat. Selain buahnya bergizi dan bernilai ekonomi tinggi, pohon ini juga memberikan keteduhan dan membantu penyerapan air tanah.

“Kita ingin para santri belajar mencintai lingkungan. Menanam satu pohon berarti menanam harapan untuk masa depan yang lebih hijau dan berkah,” tambahnya.

Sementara itu, Kabid PD. Pontren Kanwil Kemenag Jateng Amin Handoyo, menambahkan pentingnya mengintegrasikan nilai kebersihan dan cinta lingkungan dalam kehidupan santri.

“Ro’an bukan hanya membersihkan pondok, tapi juga menjaga alam. Pesantren harus menjadi contoh dalam melestarikan lingkungan, karena mencintai alam adalah bagian dari mencintai Sang Pencipta,” ujarnya.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan aksi bersih-bersih pondok dan lingkungan yang dilaksanakan oleh para santri ponpes Hidayatul Mubtadi’in dan para santri di seluruh Jawa Tengah. (RK)

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Email
Print