081128099990

WA Layanan

081393986612

WA Pengaduan

Wakil Gubernur Jawa Tengah Buka Kegiatan Ro’an Serentak Pondok Pesantren: Jaga Kebersihan, Raih Keberkahan

Picture of Team Humas Jateng

Team Humas Jateng

Kendal (Humas) – Kegiatan Ro’an atau bersih-bersih pondok pesantren digelar serentak di seluruh wilayah Jawa Tengah, Jumat (17/10/2025). Pembukaan kegiatan dipusatkan di Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadi’in, Kecamatan Patebon, Kabupaten Kendal, sebagai bagian dari rangkaian Semarak Peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2025.

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Jateng KH. Taj Yasin Maimoen menegaskan bahwa kegiatan ro’an merupakan tradisi luhur pesantren yang perlu terus dijaga.

“Ro’an adalah bentuk nyata dari nilai kebersihan dan gotong royong di pesantren. Bersih-bersih pondok bukan hanya menjaga lingkungan, tetapi juga mensucikan hati dan memperkuat kebersamaan antar santri. Inilah makna kebersihan sebagai bagian dari iman,” ujar Gus Yasin.

Lebih lanjut, Gus Yasin menyampaikan bahwa ro’an tidak hanya bernilai fisik, tetapi juga spiritual.
“Santri yang ikhlas membersihkan lingkungan pesantren sejatinya sedang membersihkan jiwanya. Dari tradisi inilah muncul karakter tangguh, disiplin, dan rendah hati,” imbuhnya.

Sementara itu, Kakanwil Kemenag Jawa Tengah Saiful Mujab, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pesantren di Jawa Tengah yang turut melaksanakan kegiatan ro’an serentak.

“Ro’an adalah bagian dari identitas pesantren. Tradisi ini mengajarkan kemandirian, kepedulian, dan kebersamaan. Melalui kegiatan ini, kita meneladani semangat para kiai dan santri terdahulu yang menjaga pesantren dengan cinta dan keikhlasan,” tuturnya.

Sejumlah pejabat turut hadir diantaranya Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari, Kabid PD Pontren Aimn Handoyo, Kakankemenag Kendal Zaenal Fatah, serta unsur Forkopimda Kabupaten Kendal, para pimpinan pondok pesantren, dan ratusan santri. Kegiatan juga diikuti secara daring oleh santri-santri dari berbagai pesantren di Jawa Tengah.

Selain kegiatan bersih-bersih, acara juga diisi dengan dialog interaktif antara Wakil Gubernur dan para santri se-Jawa Tengah secara daring, membahas peran santri dalam menjaga lingkungan dan moderasi beragama di era modern.(RK)

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Email
Print