KPKNL Menilai Bongkaran Bangunan KUA Penerima Proyek SBSN

Klaten -Tim penilai bongkaran gedung KUA dari Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Surakarta mengunjungi Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kemalang, sebagai penerima anggaran proyek pembiayaan dari Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) pada Kantor Urusan Agama (KUA) Kemalang sebesar 1,66 Milyar Rupiah padaRabu (25/4).

Tim terdiri dari tiga orang, Martono selaku ketua tim, Kelik dan Agus yang didampingi oleh Kasubbag TU Kemenag Klaten, Kasi Bimas Islam dan Pengelola BMN.

“Kunjungan kami sebagai tindak lanjut dari permohonan dari Kemenag Klaten tentang penghapusan bongkaran gedung KUA  Kecamatan Kemalang serta mengecek secara langsung kondisi terkini gedung KUA,” ungkap Martono.

Dengan mendapatkannya proyek dari SBSN, tersebut maka KUA Kecamatan Kemalang akan dibangun gedung baru. Sebelum dilakukan proses pembongkaran gedung lama, maka perlu dilakukan penilaian bongkaran dulu, memastikan secara matang penghitungan harga limit bongkaran bangunan.

“Penghapusan bongkaran gedung KUA perlu diadakan penilaian barang bongkaran gedung sesuai dengan mekanisme yang telah ditentukan. Selain itu melaksanakan penilaian barang bongkaran perlu ada pembanding harga minimal dari dua pihak penaksi, ini dikarenakan harga bongkaran tiap-tiap daerah berbeda,” jelasnya.

Sementara itu Kasubbab TU Kantor Kementerian Agama Kabupaten Klaten Sudarsana dihadapan tim rombongan penilai bongkaran dan seluruh staff KUA Kemalang  menambahkan, tahun 2018 ini dari 26 KUA Kecamatan yang ada di Klaten, hanya satu KUA sebagai penerima anggaran proyek pembiayaan dari SBSN, tahun 2016 ada 3 KUA.

“Tahapan demi tahapan proses pembangunan dilaksanakan sesuai aturan dan yang berlaku dengan secepatnya sesuai dengan jadwal yang ada, semoga untuk tahun-tahun yang akan datang disusul dengan KUA yang lain,” harapnya.

KUA merupakan ujung tombak Kementerian Agama karena berhadapan langsung dengan masyarakat, punya tupoksi yang banyak, tidak saja mengurusi nikah, tetapi tugas KUA sangat komplek dan juga manasik haji, masyarakat dapat secara langsung melihat dan menilainya.

“Untuk itu sarana dan prasarana penunjang kegiatan dalam melayani masyarakat sangat dibutuhkan, alhamdulilah kita akan segera punya gedung yang baru, semoga dapat bermanfaat untuk semuanya serta meningkatkan pelayanan,” imbuhnya.(aj)