Klaten (Humas) – Penguatan mutu pendidikan madrasah tidak dapat dilepaskan dari kesiapan sarana dan prasarana yang memadai. Hal inilah yang menjadi fokus Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah, Saiful Mujab, saat melakukan monitoring dan evaluasi (monev) sarana prasarana di MTsN 2 Klaten, Jumat (27/2/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Kakanwil turut didampingi Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Klaten, Khumaidin, serta Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Kasi Penmad) Agus Widakdo. Turut memberikan dukungan, Katim Perencanaan Kanwil Kemenag Jateng Akhmad Baekuni yang juga mendampingi kegiatan monitoring dan evaluasi. Kehadiran jajaran pimpinan ini menegaskan komitmen bersama dalam mengawal pengembangan infrastruktur madrasah secara berkelanjutan.
Rombongan meninjau langsung sejumlah fasilitas, mulai dari ruang kelas, ruang guru, halaman madrasah, hingga kondisi bangunan penunjang pembelajaran. Selain itu, dilakukan dialog bersama kepala madrasah dan tenaga pendidik untuk memetakan kebutuhan prioritas pengembangan sarana prasarana guna mendukung peningkatan kualitas layanan pendidikan.
Menurut Saiful Mujab, infrastruktur yang baik bukan sekadar pelengkap, tetapi menjadi fondasi tumbuh kembang siswa dan kemajuan madrasah secara menyeluruh.
“Kalau kita ingin madrasah maju dan siswanya berprestasi, maka fasilitasnya juga harus bermutu. Lingkungan belajar yang nyaman dan representatif akan membentuk semangat, karakter, dan kualitas pembelajaran yang lebih baik,” tegas Saiful Mujab.
Ia menambahkan, pengembangan sarana prasarana harus dirancang secara terarah dan berkelanjutan, selaras dengan kebutuhan siswa serta dinamika pendidikan yang terus berkembang. Setiap ruang belajar, menurutnya, harus mampu menjadi ruang tumbuh bagi potensi dan kreativitas peserta didik.
Melalui kegiatan monev ini, Kanwil Kemenag Jawa Tengah bersama Kankemenag Kabupaten Klaten menegaskan komitmennya untuk terus mengawal peningkatan infrastruktur madrasah, agar MTsN 2 Klaten semakin siap menghadirkan pendidikan yang unggul, adaptif, dan berdaya saing.









