Pancasila Penguat Pendidikan Keagamaan

Surakarta (Bimas Hindu) – Pancasila sebagai dasar Negara sangat penting untuk dipahami dan hayati, sebagai anak bangsa yang memiliki kepedulian terhadap tantangan berbagai permasalahan. Pancasila akan dapat masuk dan menjadi  kekuatan dalam jiwa keagamaan, pengendalian diri, kepribadian yang berkarakter, kecerdasan,  berakhlak yang mulia serta memiliki keterampilan yang nantinya diperlukan oleh diri didalam kehidupan di lingkungan, masyarakat, bangsa dan negara. Pendidikan pada hakikatnya merupakan upaya yang dilakukan oleh masyarakat dan juga pemerintah untuk mengenalkan tentang sebuah ilmu yang memiliki manfaat bagi keberlangsungan hidup generasi penerus bangsa.

Pendidikan Pancasila memiliki fungsi sebagai sarana untuk meningkatkan sikap kesadaran dalam bernegara dan lebih berwawasan nusantara, menciptakan perilaku serta memiliki jiwa cinta tanah air. Demikian disampaikan I Dewa Made Artayasa dalam menyampaikan Materi pembinaan Pasraman di Surakarta, Sabtu (29/07).

Lebih lanjut ia mengatakan Pancasila sebagai filsafat bangsa Indonesia, yang karenanya setiap warga negara haruslah mengenal, mampu memahami dan mengerti, menghayati serta dapat merefleksikannya dalam segala sendi kehidupan, baik dalam kehidupan bermasyarakat berbangsa maupun dalam kehidupan bernegara. Pancasila pun merupakan peninggalan dari para pendiri bangsa yang berisi nilai-nilai budi pekerti yang luhur yang akan selalu menjadi sebuah pedoman untuk kehidupan masyarakat.

Sekarang ini harus diperhatikan perkembangan jaman mempengaruhi seluruh masyarakat Indonesia baik tingkat kota maupun desa, komunikasi media sosial sangat mudah untuk diakses. Dimedia social kalau kita tidak bisa memahami dengan baik maka akan terbawa berbagai berita yang tidak benar yang disebut HOAX. Untuk itu mari kita bangun generasi anak bangsa dengan semangat pemahaman nilai-nilai Pancasila.

Kegiatan Pembinaan Pasraman di Surakarta diikuti oleh 40 peserta, pada acara tersebut hadir ketua Parisada Provinsi Jawa Tengah Sebagai Narasumber dan Ketua Parisada Kota Surakarta sebagai tuan rumah.

Sebagai anak bangsa yang hidup di Tanah Jawa harus mempunyai ungah-unguh, tepo seliro dan hormat pada orang tua serta menghormati peraturan pemerintah. Terang I Nyoman Surahatta dalam paparan materi yang ia sampaikanya.

Pendidikan anak bangsa akan terbangun dengan baik bila diawali dari keluarga yang baik, adanya perhatian dan kebersamaan singkron dengan pendidikan formal maupun non formal yang diselenggarakan oleh masyarakat. Jelas Jaka Suyitna.

Pancasila memiliki pengertian yang luas, baik dalam kedudukannya sebagai dasar negara, pandangan hidup bangsa, ideologi negara dan sebagai kepribadian bangsa bahkan dalam proses terjadinya. pendidikan pancasila yaitu pendidikan nilai-nilai yang bertujuan membentuk sikap dan perilaku positip manusia sesuai dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila   Pancasila sebagai dasar filsafat negara dan pandangan filosofis bangsa Indonesia, maka sudah seharusnya kita memiliki moral secara konsisten dalam merealisasikan setiap aspek kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. (Wahonogol-js/gt)