081128099990

WA Layanan

081393986612

WA Pengaduan

SiRukun Disiapkan Tampil di Forum Internasional, Jateng Bangga Jadi Pilot Project

Picture of Team Humas Jateng

Team Humas Jateng

Semarang (humas) – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah Saiful Mujab menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Pusat Kerukunan Umat Beragama (PKUB) Kemenag RI yang memilih Jawa Tengah sebagai salah satu wilayah pilot project implementasi aplikasi Early Warning System (EWS) SiRukun.

Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Bimbingan Teknis penggunaan aplikasi SiRukun bagi wilayah se–Eks Karesidenan Banyumas yang digelar secara daring melalui Zoom Meeting pada Jumat (13/3/2026).

Saiful Mujab mengatakan, wilayah Eks Karesidenan Banyumas yang meliputi Kabupaten Banyumas, Cilacap, Purbalingga, dan Banjarnegara menjadi bagian penting dalam penguatan implementasi sistem tersebut di tingkat daerah.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan PKUB yang memilih Jawa Tengah sebagai salah satu pilot project SiRukun. Kami bangga karena Jawa Tengah dapat menjadi percontohan dalam menjaga kerukunan,” ujarnya.

Menurutnya, masyarakat saat ini hidup dalam dua ruang sekaligus, yakni ruang nyata dan ruang maya. Oleh karena itu, upaya menjaga kerukunan harus dilakukan secara lebih adaptif dan berbasis pemantauan situasi sosial yang akurat.

“Umat beragama akan merasa aman dan nyaman apabila kerukunan terjaga dengan baik. Ini menjadi pondasi utama Kementerian Agama,” tegasnya.

Ia juga meminta seluruh jajaran Kemenag di wilayah Eks Karesidenan Banyumas untuk serius menerapkan sistem SiRukun di daerah masing-masing dengan melakukan pemetaan kondisi keagamaan hingga tingkat kecamatan.

“Mohon ditampilkan peta agama di setiap kecamatan dengan melibatkan penyuluh. Kita petakan tokoh agama, jaringan sosial, hingga dinamika kelompok keagamaan di berbagai tingkatan,” pesannya.

Saiful Mujab menegaskan bahwa pemetaan tersebut menjadi langkah penting dalam menjaga kerukunan umat beragama sehingga seluruh masyarakat dapat hidup damai, rukun, dan saling menghormati.

Selain itu, aplikasi EWS SiRukun juga direncanakan akan diperkenalkan kepada masyarakat internasional dalam forum International Symposium for Peace, Integrity and Responsive on Ecotheology (INSPIRE 2026) yang akan digelar pada April 2026 di Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga. (Hilman Najib)

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Email
Print